MAGETAN, KANALINDONESIA.COM – Kecelakaan terjadi saat pembongkaran rumah kosong di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026). Dua warga tertimpa reruntuhan tembok ketika bergotong royong membongkar bangunan. Satu korban meninggal dunia, sementara seorang lainnya mengalami luka pada kaki.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di wilayah Lembeyan, Kabupaten Magetan. Korban meninggal diketahui bernama Sabar, sedangkan korban lainnya Miranto mengalami cedera pada bagian kaki.
Kapolsek Lembeyan Kompol Rohmadi mengatakan tembok bangunan tiba-tiba ambruk ketika proses pembongkaran berlangsung. Korban tidak sempat menyelamatkan diri dari material yang roboh.
“Bangunan tiba-tiba ambruk. Korban tidak sempat menyelamatkan diri hingga tubuhnya tertimbun material,” kata Rohmadi, dikutip detikJatim, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Rohmadi, Miranto juga tertimpa material bangunan sehingga mengalami luka pada bagian kaki. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis.
Rumah yang dibongkar merupakan bangunan kosong milik kerabat korban. Rumah tersebut disebut sudah tidak layak huni dan pemiliknya telah lama tinggal serta membangun rumah di luar kota.
Keterangan dari perangkat Kelurahan Lembeyan Kulon, Suprapto, juga menyebut terdapat tiga orang di lokasi saat pembongkaran berlangsung.
Menurut Suprapto, para pekerja berusaha merobohkan bagian tembok bangunan. Namun, dinding tersebut justru roboh kembali ke arah orang yang sedang melakukan pembongkaran.
“Ketika tembok didorong, akhirnya tembok itu berbalik ke arah yang mendorong,” ujar Suprapto.
Satu orang berhasil menyelamatkan diri. Sementara dua lainnya tertimpa reruntuhan. Sabar mengalami luka serius pada bagian kepala dan kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Polisi menyatakan kejadian tersebut merupakan kecelakaan saat proses pembongkaran. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun penganiayaan terhadap korban.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena pembongkaran bangunan tua memiliki risiko runtuh secara tidak terduga. Posisi dinding, kondisi struktur bangunan, hingga arah robohnya material dapat membahayakan orang yang berada di sekitar lokasi.
Kapolsek Lembeyan memastikan pihaknya telah menangani kejadian tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap peristiwa yang menyebabkan satu warga meninggal dunia dan satu lainnya terluka.

