Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JAKARTA

Alumni SMT Penerbangan Jakarta Bergerak, Urban Air Mobility dan Kemandirian Dirgantara

Alumni SMT Penerbangan Jakarta Bergerak, Urban Air Mobility dan Kemandirian Dirgantara

JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Gagasan mengenai masa depan transportasi udara Indonesia mulai dibawa ke ruang diskusi para alumni SMT Penerbangan Jakarta. Bukan sekadar agenda reuni, pertemuan yang digelar Sabtu (3/10/2026).

Diskusi tersebut mengangkat isu strategis, bagaimana membangun jaringan Urban Air Mobility (UAM) sekaligus menyiapkan ekosistem dirgantara Indonesia.

Forum bertajuk “Diskusi & Reuni SMT Penerbangan Jakarta” itu dijadwalkan berlangsung pukul 09.00–14.00 WIB di Sekretariat DPP Himpunan Mandala Perkasa, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 84, Menteng, Jakarta Pusat.

Tema yang diusung terbilang luas. Para alumni tidak hanya diajak kembali memperkuat hubungan antar lulusan, tetapi juga membuka pembicaraan mengenai perkembangan teknologi dan peluang baru di sektor penerbangan.

Dari Reuni ke Gagasan Industri

Materi publikasi acara secara tegas membawa tema “Merancang Jaringan Urban Air Mobility Indonesia” serta “Mempersiapkan Ekosistem Mandala Dirgantara Indonesia.”

Urban Air Mobility sendiri merupakan konsep transportasi yang memanfaatkan kendaraan udara untuk mendukung mobilitas di kawasan perkotaan. Konsep tersebut membutuhkan lebih dari sekadar kendaraan udara, karena berkaitan dengan infrastruktur, regulasi, keselamatan, sumber daya manusia, teknologi hingga konektivitas dengan sistem transportasi yang sudah ada.

Di sinilah forum alumni tersebut menjadi menarik.
Latar belakang pendidikan dan pengalaman di bidang penerbangan menjadi modal bagi para alumni untuk bertukar gagasan mengenai arah perkembangan sektor dirgantara dan kemungkinan peran sumber daya manusia Indonesia di dalamnya.

Pesan lain yang ditonjolkan dalam materi kegiatan adalah “Alumnus SMT Penerbangan Bergerak!”
Diskusi ini juga mengusung persoalan lapangan kerja dan peluang usaha, sekaligus ajakan agar alumni tidak hanya menjadi pencari pekerjaan.

Para alumni juga mendorong lulusan SMT Penerbangan Jakarta membangun usaha, menciptakan peluang, membuka lapangan pekerjaan dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Semangat tersebut dirangkum melalui pesan “Mandiri & Berdaulat.”

Urban Air Mobility Butuh Ekosistem
Pengembangan mobilitas udara perkotaan juga tidak dapat berdiri sendiri.

Konsep seperti vertiport, kendaraan udara, sistem navigasi, keselamatan penerbangan, pengelolaan ruang udara, sumber daya manusia serta regulasi harus berjalan dalam satu ekosistem.

Karena itu, pembahasan mengenai UAM memiliki konsekuensi yang lebih luas dibanding sekadar menghadirkan teknologi pesawat atau kendaraan udara baru.

Forum alumni SMT Penerbangan Jakarta setidaknya membuka ruang untuk mempertemukan kembali pengalaman pendidikan penerbangan dengan tantangan industri masa kini.

Rencana kegiatan ini akan di hadiri para alumni dari SMT penerbangan dari lintas angkatan seperti
H. Hutomo Mandala Putra, SH dan Hj. Neneng A. Tuty, SH. Sementara materi publikasi lainnya mencantumkan Achmad Fadillah sebagai Ketua Umum DPP Himpunan Mandala Perkasa.

Kegiatan tersebut membawa pesan utama untuk memperkuat kembali silaturahmi alumni sekaligus mengembangkan jejaring dengan orientasi yang lebih luas.

“Dari Alumni, Oleh Alumni, Untuk Masyarakat dan Indonesia,” menjadi salah satu pesan yang ditampilkan dalam materi acara.

Gagasan tersebut akan diterjemahkan menjadi program nyata—terutama terkait pengembangan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, penguatan SDM dan pembangunan ekosistem dirgantara nasional.

Bagi komunitas alumni SMT Penerbangan Jakarta, forum ini menjadi titik temu antara nostalgia masa sekolah dan pembicaraan mengenai masa depan dunia penerbangan Indonesia.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita