Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PACITAN

Akses Jalan Wisata Candi Menuju Srau Sudah Nyaman Dilalui Wisatawan

Akses Jalan Wisata Candi Menuju Srau Sudah Nyaman Dilalui Wisatawan

PACITAN,KANALINDONESIA .COM: Pembangunan infrastruktur jalan di ruas Candi-Srau, Kabupaten Pacitan, terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki minggu ke-11 pelaksanaan, pekerjaan pemeliharaan berkala ruas jalan tersebut telah mencapai progres fisik 30,91 persen, jauh melampaui target yang ditetapkan dalam jadwal pelaksanaan.
Hingga periode 14–20 September 2026, progres pekerjaan tercatat sebesar 30,91 persen. Sementara progres yang direncanakan berada pada angka 15,72 persen. Dengan demikian, terdapat deviasi positif sebesar 15,20 persen.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan, Imam Syafid mengatakan percepatan progres menjadi indikator positif dalam pelaksanaan pekerjaan. Namun demikian, capaian tersebut tetap harus berjalan seiring dengan pemenuhan standar teknis dan kualitas konstruksi.

Pekerjaan Pemeliharaan Berkala Jalan Candi-Srau tersebut dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2026.

Setiap tahapan pekerjaan tetap harus memenuhi spesifikasi teknis, ketentuan kontrak, serta standar mutu yang dipersyaratkan.

Dalam pekerjaan jalan, kualitas konstruksi memiliki konsekuensi langsung terhadap umur layanan. Pekerjaan yang dilaksanakan secara tepat, mulai dari persiapan, penanganan badan dan perkerasan jalan hingga tahap akhir, diharapkan mampu menghasilkan konstruksi yang lebih andal dalam menghadapi beban lalu lintas dan kondisi lingkungan.

Perbaikan kualitas jalan juga tidak berhenti pada persoalan kenyamanan berkendara. Infrastruktur jalan yang terpelihara dengan baik dapat menekan waktu tempuh dan biaya operasional kendaraan. Pada akhirnya, kondisi tersebut ikut menciptakan konektivitas yang lebih baik antarwilayah.

Syafid menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tetap harus diikuti dengan pengendalian mutu dan pelaksanaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan masa kontrak yang masih berjalan hingga 3 November 2026, progres positif tersebut menjadi gambaran bahwa pekerjaan berada pada jalur pelaksanaan yang lebih cepat dari rencana. Tantangannya kini adalah mempertahankan ritme pekerjaan sekaligus memastikan setiap hasil konstruksi memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan.

Bila hal tersebut dapat dijaga hingga pekerjaan selesai, masyarakat bukan hanya mendapatkan jalan yang selesai lebih cepat, tetapi juga infrastruktur yang diharapkan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi di wilayah Candi-Srau.(Bc).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita