Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Malam ini Warga Surabaya Tumpah Ruah Saksikan Pagelaran Wayang Kulit, Musyafak Rouf: Jaga Nilai Luhur Budaya Nusantara

Malam ini Warga Surabaya Tumpah Ruah Saksikan Pagelaran Wayang Kulit, Musyafak Rouf: Jaga Nilai Luhur Budaya Nusantara

SURABAYA KANALINDONESIA.COM — Ribuan warga Surabaya dan sekitarnya tumplek blek di depan kantor
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur menyaksikan pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan Ki Dalang Arif Sarjono dengan membawakan lakon Wahyu Jitabsara. Acara ini makin meriah dengan penampilan Cak Percil Cs, Abah Kirun, dan Guyon Waton.

1500 kursi yang disiapkan dipenuhi oleh penonton, saking banyaknya sejumlah penonton ada yang rela duduk lesehan disekitar panggung. Mereka tidak mau melewatkan acara tahunan yang digelar oleh DPRD Jatim.

” Ndak apa apa mas duduk di bawah yang penting bisa melihat acara wayang, setahun sekali. Apalagi ada Cak Kirun dan cak Percil,” ungkap salah satu penonton yang datang dan kebagian duduk lesehan.

​Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas nikmat kesehatan sehingga seluruh pihak dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit penuh makna tersebut.

Politisi PKB ini juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang bertugas serta menyapa Dr. Ali Kuncoro Sekretaris DPRD Jatim (Sekwan) yang disebutnya sebagai sekwan paling kreatif se-Indonesia.

​Dalam sambutannya Musyafak Rouf menegaskan bahwa pagelaran wayang kulit malam ini bukan sekadar tontonan hiburan semata, melainkan bentuk nyata kepedulian bersama dalam merawat warisan budaya leluhur.

​”Kita tahu bahwa wayang kulit merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, seni, dan filosofi yang sangat tinggi,” ujar Musyafak, Kamis 29 Oktober 2026.

​Ia mengingatkan kembali bahwa pada tanggal 7 November 2003, UNESCO secara resmi mengakui wayang sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Takbenda Manusia (Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

“Pengakuan dunia ini membuktikan bahwa wayang bukan hanya milik masyarakat Jawa saja, melainkan kekayaan budaya Indonesia yang diakui kancah global”jelasnya.

Melalui momentum Hari Jadi ke-81 ini, kata dia, DPRD Jatim berharap agar kebersamaan dan kerukunan masyarakat semakin kuat. Jawa Timur didorong untuk terus tumbuh menjadi provinsi yang maju, sejahtera, serta senantiasa menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal.

​Menutup sambutannya, Musyafak Rouf juga mengajak seluruh yang hadir untuk mendoakan Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, agar senantiasa diberikan kesehatan serta kekuatan dalam memimpin dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Timur.

Selain Ketua DPRD Jatim, tampak hadir Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, Ketua Fraksi PKS Hj LIlik Hendarwati, Ketua Komisi E Sri Untari Bisowarno, anggota Fraksi Demokrat Rasiyo, Sekretaris DPRD Jatim Moh Ali Kuncoro dan sejumlah pejabat Forkopimda Jatim.
Digelar dalam rangkaian HUT Jatim ke 81, sekaligus sebagai sarana hiburan sekaligus wujud kepedulian bersama terhadap pelestarian budaya bangsa.

Acara ini juga mendatangkan UMKM yang menyiapkan makan dan minuman, yang dihadiri antusias para penonton yang hadir. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita