Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Kanal Maluku Utara

Kunker di Pulau Maitara, Mendes PDTT Naik Bentor dan Cicipi Olahan Buah Sukun

TIDORE KEPULAUAN, KANALINDONESIA.COM: Ada yang unik pada kunjungan kerja (Kunker) Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi (PDTT) RI di Pulau Maitara, Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara (Malut), Kamis (13/10/2022).

Mendes PDTT RI Abdul Halim Iskandar, bersama rombongan kementerian didampingi Wali Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Capt.H.Ali Ibrahim dan sejumlah OPD, Kades, pendamping desa dan masyarakat, ramai-ramai naik bentor.

Bentor merupakan salah satu alat transportasi darat beroda tiga, hasil modifikasi motor, masyarakat mengenalnya bentor (becak motor).

Dari fisiknya, terlihat seperti becak pada umumnya, namun perbedanya, bentor digerakan oleh mesin (motor yang dimodifikasi).

Alat trasportasi darat untuk usaha masyarakat di Pulau Maitara, kebanyakan menggunakan bentor.

Pantauan kanalindonesia.com, pada Kamis (13/10/2022), masyarakat menjemput Mendes PDTT beserta rombongan yang tiba di Pelabuhan Maitara, tepatnya di Desa Maitara Utara, kemudian beramai-ramai menggunakan bentor menuju objek wisata mamgrove Desa Maitara Tengah.

Setibanya di Desa Maitara Tengah menggunakan bentor Mendes disambut dengan sambutan ceremonial, sambil mencicipi olahan buah khas Pulau Maitara, yaitu Amo (Sukun).

Sekilas bahwa seorang menteri yang memiliki jabatan mewah di lingkungan pemerintah pusat, dengan senang hati bersedia dan berkeinginan mencoba jalan-jalan menggunakan bentor.

Seperti terpantau, bahwa bentor tidak memiliki AC, namun menteri bersedia dan berkeingan mencoba alat transportasi itu, dari Desa Maitara Utara menuju Desa Maitara Tengah, dan sebaliknya.

Kepala Desa Maitara Tengah (Maiteng), yang juga sebagai Ketua APDESI Kota Tikep Muchlis Malagapi, mengucapkan selamat datang kepada Menteri Desa PDTT RI bersama rombongan di Pulau Maitara.

“Semoga kehadiran pak menteri bersama rombongan di pulau ini, dapat memberikan motivasi bagi kepala desa dan para pendamping desa dalam pembangunan maupun pengelolaan dana desa,” ucapnya.

Muhlis membenarkan bahwa, di Pulau Maitara kebanyakan transportasi darat yang digunakan oleh masyarakat untuk usaha adalah bentor.

“Bukan kami tidak mau berusaha menyediakan mobil, namun karena beliau ingin dekat dan menyapa masyarakat di Pulau Maitara, maka beliau ingin mencoba menaiki bentor bersama Pa Wali Kota Tidore,” tuturnya.

Disela-sela kunjungannya, Abdul Halim Iskandar, mengajak kepala desa dan pendamping desa, agar bersama-sama dengan Kemendes PDTT terus berupaya melakukan percepatan pembangunan di desa, sehingga program Kemendes untuk membentuk desa wisata dapat terwujud.

“Ketika desa wisata dibangun atas budaya lokal dengan proses panjang, pasti memiliki ketahanan yang sangat luar biasa, mari sama-sama dengan Kemendes PDTT untuk membangun desa yang lebih baik dan maju ke depan,” pungkasnya. (Iswan_KanalIndonesia.com).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita