Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL GADGET

Begini Tips Supaya Tak Lelah Kerja Pakai Gadget

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Tingginya angka kasus positif Covid-19 kembali memunculkan kebijakan Work From Home (WFH) ataupun belajar secara daring. Salah satu dampak negatif kebijakan ini adalah adanya keluhan kesehatan mata.

Menurut dokter spesialis mata Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA), dr. Mohamad Nurdin Zuhri, Sp.M., sejumlah klinik mendapatkan keluhan kesehatan mata. Rata-rata pasien mengeluhkan mata lelah dan refraksi (penglihatan kabur).

“Biasanya yang paling banyak di klinik itu banyak orang tua yang membawa anaknya dengan keluhan anak yang mengalami kabur penglihatan atau mata lelah, setelah diperiksa, kita diagnosis terkena miopi atau astigmatisma ” ungkapnya, Rabu (7/7).
Dia pun memberikan sejumlah tips agar kesehatan mata tetap terjaga.

1. Mengatur Jarak Penggunaan saat Menatap Layar
Menurut Nurdin, penyebab mata lelah di era daring adalah durasi kerja jarak dekat yang cukup lama. Ketika melihat dengan jarak dekat, mata akan mengalami penyesuaian untuk menerima bayangan yang jelas dari objek yang dilihat, maka otot pada mata akan mengalami kontraksi sehingga menyebabkan kelelahan pada mata.

“Jika kita melihat dengan jarak dekat maka otot mata akan lebih berkontraksi. Ibarat kita mengangkat benda berat, beberapa menit mungkin kita kuat, akan tetapi kalau sudah berjam-jam akan membuat kita lelah,” ungkapnya yang juga sebagai alumni pendidikan spesialis mata Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) itu.

Lebih lanjut menurut dr. Nurdin, mengatur jarak saat menggunakan gawai adalah salah satu hal penting. Postur tubuh berpengaruh pada jarak ideal penggunaan gawai, biasanya yang paling umum adalah dengan jarak satu lengan atau sekitar 30-40 cm.

“Jarak yang baik antara mata dengan gawai itu tergantung postur tubuh sebenarnya, karena postur tubuh setiap orang pasti berbeda,” tuturnya.

2. Menggunakan Gawai dengan Layar yang Lebar
Dokter yang berasal dari kota Pasuruan itu menerangkan bahwa penggunaan handphone tidak dianjurkan saat sekolah atau kerja dengan metode daring, karena handphone memiliki layar yang cukup kecil, sehingga hal itu menyebabkan otot mata lebih berkontraksi. Kemudian ia menambahkan bahwa jarak penggunaan handphone terhadap mata juga relatif dekat dibandingkan dengan menggunakan komputer atau laptop.

“Usahakan tidak memakai handphone, tetapi menggunakan laptop atau komputer. Karena laptop atau komputer memiliki layar yang lebih besar dan jarak penggunaannya yang juga lebih jauh, sehingga itu mengurangi terjadinya astenopia atau mata kelelahan,” tuturnya.

3. Menggunakan Aturan Dua Puluh
Dokter yang telah mengabdi selama satu dekade di RSUA itu menjelaskan aturan dua puluh merupakan aturan yang efektif untuk mencegah kelelahan pada mata. Arti dari aturan dua puluh yaitu, selama dua puluh menit melihat layar, kemudian dilanjut istirahat selama dua puluh detik dengan melihat sejauh dua puluh kaki.

“Saat melihat jarak jauh dengan jarak dua puluh kaki atau sekitar enam meter, otot-otot mata akan berelaksasi, sehingga hal itu membuat mata lebih rileks,” ungkapnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita