Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Daerah

Perjalanan Reformasi dan Pelayanan Polri Kepada Masyarakat

Oleh: SITI ROMLAH, M.Pd
Penulis adalah Jurnalis kanalindonesia.com

PAMEKASAN, KANALINDONESIA.COM: Menyambut momentum Hari Bayangkara Bulan Juli mendatang, sejumlah jurnalis menuliskan beberapa catatan untuk melangkah bersama masyarakat adalah pendekatan yang digunakan oleh Polri dalam perjalanan reformasi dan pelayanan kepolisian.

Pasalnya, tujuan dari pendekatan ini adalah membangun hubungan yang erat dan saling percaya antara polisi dan masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban yang lebih baik.

Anggota Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP) Romlah memiliki sudut pandang tersendiri dalam perjalanan reformasi Polri yang harus menyeluruh dan utuh, sehingga mengalami perubahan struktur dan manajemen yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan kapasitas anggota Polri.

“Polri juga menerapkan pendekatan polisi berbasis masyarakat dengan kata lain mampu berinteraksi aktif dengan masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, dan bekerja sama dalam mengidentifikasi serta menyelesaikan masalah keamanan di lingkungan sekitar,” ucapnya, Selasa (13/06/2023)

Selain itu, Romlah yang merupakan akademisi menyampaikan partisipasi masyarakat menjadi hal penting dalam pelayanan dan pencegahan kejahatan.

Polri mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan kejahatan, ikut serta dalam program keamanan lingkungan, serta memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai pentingnya keamanan dan peran mereka dalam menjaga ketertiban.

Selanjutnya, hasil dari pendekatan melangkah bersama masyarakat mencakup peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap polisi, peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan, penurunan tingkat kejahatan, serta terciptanya hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.

Semua ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan berkeadilan. Pelayanan Polri juga terus berkembang dengan adanya inovasi teknologi dan sistem informasi.

“Penggunaan teknologi dalam tugas kepolisian seperti sistem pelaporan online, penggunaan CCTV  dan pengembangan aplikasi mobile memberikan kemudahan dan kecepatan dalam menangani kasus kejahatan serta mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat. Namun, perjalanan reformasi dan pelayanan Polri tidaklah tanpa tantangan,” imbuh Romlah anggota PIJP

Di lain itu, terdapat berbagai hambatan dan kendala yang dihadapi dalam mengimplementasikan perubahan-perubahan tersebut. Beberapa di antaranya adalah kurangnya anggaran, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban mereka dalam menjaga keamanan, serta tantangan dalam menghadapi perkembangan kejahatan yang semakin kompleks dan canggih.

“Dalam tulisan ini, kita akan menjelajahi lebih jauh tentang perjalanan Polri dalam melangkah bersama masyarakat, mengatasi tantangan-tantangan tersebut, dan upaya-upaya yang dilakukan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pintanya

Kemudian Romlah beralih, di sinilah Polri meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat melalui program sosialisasi, pendidikan, dan kampanye kesadaran, masyarakat menjadi lebih sadar akan peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Masyarakat, juga diajak untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan kejahatan, seperti melaporkan tindakan mencurigakan, ikut serta dalam program keamanan lingkungan, atau berkontribusi dalam kegiatan pencegahan kejahatan lainnya.

Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan dalam pendekatan “Melangkah Bersama Masyarakat”, Polri berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang responsif, berkualitas, dan adil.(Nang/Rom/Red).

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita