Polrestabes Surabaya Ringkus Tiga Pelaku Kasus Mafia Tanah, Salah Satunya Oknum ASN

- Editor

Kamis, 10 Juni 2021 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali ungkap kasus mafia tanah. Tiga orang telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus ini. Dari ketiganya, salah satunya ialah seorang aparatur sipil negara (ASN).

Mereka adalah Djerman Prasetyawan, usia 49 tahun, Subagiyo (52), dan Samsul Hadi (52), semuanya warga Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengungkapkan, dari kasus mafia tanah berhasil diungkap anggota jajaran kali ini melibatkan oknum ASN.

“Komplotan mafia tanah ini salah satunya merebut tanah seluas 17,5 hektare senilai Rp476 miliar milik ahli waris Ikhsan di Jalan Margomulyo Indah Blok B, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya,” ungkap Isir kepada awak media saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga :  Akhiri Periode Khidmah, PCNU Kabupaten Sampang Gelar Konfercab Ke-X

Kombes Isir menjelaskan modusnya di antaranya dengan memalsukan dokumen objek tanah, hingga kemudian memenangkan gugatan perdata di pengadilan, serta selanjutnya dipergunakan sebagai lampiran untuk mengajukan sertifikat hak milik ke kantor pertanahan setempat.

Bahkan, Kantor Pertanahan Kota Surabaya I telah melakukan pengukuran dan menerbitkan peta bidang, sebelum akhirnya kasus mafia tanah ini terbongkar.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Surabaya I Kartono Agustiyanto berdalih mengabulkan permohonan dari para tersangka dengan melakukan pengukuran serta menerbitkan peta bidang karena telah menerima berkas pengajuan secara formal yang dinyatakan lengkap.

“Salah satu lampiran dalam pengajuan yang mereka sertakan adalah bukti putusan pengadilan. Bagi kami sudah formal dan lengkap. Karenanya kemudian dilakukan pengukuran hingga akhirnya terbit peta bidang,” katanya.

Ketika belakangan diketahui ada pemalsuan dalam berkas pengajuan tersebut, menurut Kartono, menjadi ranah kepolisian untuk membuktikannya.

Baca Juga :  Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya

Kombes Isir membenarkan ada putusan perdata dari Pengadilan Negeri Surabaya yang dijadikan lampiran pengajuan sertifikat hak milik yang diajukan oleh para tersangka.

“Kawan-kawan dari Kantor Pertanahan Surabaya I secara yuridis formilnya melihat ada putusan pengadilan, sehingga kemudian diproses melakukan pengukuran hingga menerbitkan peta bidang. Namun secara materiil, yang kemudian bisa kita ungkap, ternyata ada setingan,” ucapnya.

Kapolrestabes menandaskan dalam komplotan mafia tanah yang telah ditetapkan tersangka ini, ada yang berperan sebagai pendana. Selain itu, Subagiyo, salah satu tersangka, adalah seorang ASN yang pernah menjabat sebagai perangkat kelurahan dan sekretaris camat di wilayah setempat.

Polisi masih terus mengembangkan penyelidikan perkara ini, yang diduga melibatkan banyak oknum di lingkungan pemerintahan maupun kantor pertanahan. Ady

Berita Terkait

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024
Akhiri Periode Khidmah, PCNU Kabupaten Sampang Gelar Konfercab Ke-X
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya
Memperingati Hardiknas, Dikpora Magetan Gelar Tari Masal 2024 Pelajar
KPU Ponorogo Umumkan Anggota PPS Terpilih, Besok Dilantik
Banjir DKI Jakarta Akibatkan 463 Jiwa Terdampak
Panwascam Bangkalan Bekerja Non Stop 25 Jam dan 8 Hari Dalam Seminggu
Baznas Kabupaten Selayar Terdepan Santuni Korban Kebakaran Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:34 WIB

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:43 WIB

Akhiri Periode Khidmah, PCNU Kabupaten Sampang Gelar Konfercab Ke-X

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:56 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Panjang Ambarawa, Ini Cirinya

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:57 WIB

KPU Ponorogo Umumkan Anggota PPS Terpilih, Besok Dilantik

Sabtu, 25 Mei 2024 - 16:08 WIB

Banjir DKI Jakarta Akibatkan 463 Jiwa Terdampak

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:48 WIB

Panwascam Bangkalan Bekerja Non Stop 25 Jam dan 8 Hari Dalam Seminggu

Sabtu, 25 Mei 2024 - 15:45 WIB

Baznas Kabupaten Selayar Terdepan Santuni Korban Kebakaran Meninggal Dunia

Sabtu, 25 Mei 2024 - 14:55 WIB

Pj Bupati OKI Bersama Pj Ketua TP PKK OKI Jenguk Korban Kecelakaan Bus Studi Tour Asal SDN OKU Timur

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Gerindra Tertarik Usung Bayu Airlangga di Pilwali Surabaya 2024

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:34 WIB

KANAL NASIONAL

Pengembangan Kasus Korupsi di DJKA, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Sabtu, 25 Mei 2024 - 20:54 WIB