Saksi Korban Ungkap Kelihaian Kho Handoyo Santoso dan Notaris Aryani Terbitkan Dua Akta di Dua Obyek yang sama

- Editor

Selasa, 12 Juli 2022 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Kho Handoyo Santoso, terdakwa kasus pemalsuan surat kembali menjalani persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/7/2022). Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi.

Ada dua saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jatim, Darmawati Lahang dalam persidangan. Mereka adalah Elanda Sujono, selaku korban, Elizabeth Kaveria selaku Broker dan atas nama sertifikat Kho Wen Tjwe.

Setelah diambil sumpah, para saksi menceritakan kejadian ini dihadapan ketua majelis hakim PN Surabaya Sutarno. Elanda Sujono mengaku saat ia membeli rumah di komplek Pakuwon City Cluster Long Beach S 9 No. 55 Surabaya, dengan kesepakatan harga sekitar Rp.4.350.000.000, melalui Broker (Makelar) Elizabeth yang dikenalkan oleh teman.

“Setelah dicek lokasinya bersama perantara, istri saya ada kemauan untuk memiliki rumah tersebut. Awalnya saya bayar uang tanda jadi sebesar Rp 150 juta, kemudian secara bertahap saya membayarnya dengan total sekitar Rp 2 miliar yang dibayarkan melalui tranfer ke rekening Bank Mandiri atas nama Kwee Sianawati yang merupakan istri terdakwa,” terangnya.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Hadiri Sholawatan di Pabelan

Sedangkan sisanya dibayar secara in house (mengangsur) selama 1 tahun dengan total harga rumah yang telah disepakati 4 miliar 350 juta.

“Setelah adanya pembayaran itu dibuatkanlah Ikatan Jual Beli (IJB) melalui Notaris Ariyani, yang ada di Jalan Ngagel, disitu ada Kho Handoyo, ada perantara dan juga ada saya,” kata imbuhnya.

Ditanya oleh hakim apakah rumah itu sekarang sudah lunas, Elanda mengatakan bahwa rumah tersebut sekarang sudah lunas dan ada bukti pelunasanmya.

Berita Terkait

DPP Partai Demokrat Turunkan Surat Tugas untuk Sugiri Sancoko di Pilkada 2024 Ponorogo
Calon Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko Masuk dalam Daftar 5 Bupati Petahana di Jawa Timur yang Dapat Surat Tugas dari PAN
Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat
Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance
Bisa Saja PDIP Koalisi dengan PKB Usung Arzuki Mustamar, Untari : Semua masih mungkin terjadi
Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit
Banggar DPRD Jatim Rekom Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Layak Dibahas Lebih Lanjut, Tapi Beri Catatan Soal Laba BUMD
Dewan Syuro PKB Ponorogo Minta DPP Turunkan  Rekom ke Sugiri Sancoko

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 10:29 WIB

DPP Partai Demokrat Turunkan Surat Tugas untuk Sugiri Sancoko di Pilkada 2024 Ponorogo

Kamis, 20 Juni 2024 - 08:09 WIB

Calon Bupati Ponorogo Petahana Sugiri Sancoko Masuk dalam Daftar 5 Bupati Petahana di Jawa Timur yang Dapat Surat Tugas dari PAN

Kamis, 20 Juni 2024 - 06:44 WIB

Revitalisasi Kawasan Eropa Kota Lama Surabaya: Sejarawan Unair Turut Terlibat

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:46 WIB

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:50 WIB

Gandeng Nusamed, Bank Jatim Perkuat Layanan Perbankan di Rumah Sakit

Rabu, 19 Juni 2024 - 21:18 WIB

Banggar DPRD Jatim Rekom Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023 Layak Dibahas Lebih Lanjut, Tapi Beri Catatan Soal Laba BUMD

Rabu, 19 Juni 2024 - 20:53 WIB

Dewan Syuro PKB Ponorogo Minta DPP Turunkan  Rekom ke Sugiri Sancoko

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:33 WIB

OJK Kediri Nyatakan Pertumbuhan Kredit Perbankan Bulan Maret 5,01 Persen

KANAL TERKINI

KANAL JATIM

Bank Jatim Perluas Kerja Sama dengan Tugu Insurance

Rabu, 19 Jun 2024 - 22:46 WIB