Bagaimana memahami Islam?
Untuk memahami ajaran sebuah agama seperti Islam seharusnya kita tidak terpaku hanya pada teks-teks suci yang normatif. Diperlukan kemampuan menggali pesan-pesan moral yang terkandung di balik teks-teks tersebut.
Itulah yang dimaksudkan dengan aspek kontekstual berupa realitas historis, politis, dan sosiologis yang berkembang dalam masyarakat ketika teks-teks suci diwahyukan.
Realitas masyarakat tidak stagnan, melainkan berkembang dan penuh dinamika akibat banyak faktor. Amat penting memahami realitas tersebut ketika membaca teks-teks suci agama.
Realitas itulah yang diungkapkan secara jelas melalui hasil-hasil riset oleh lembaga-lembaga riset yang dikenal kredibilitasnya. Itulah menurut saya makna perintah iqra di permulaan al-Qur’an.
Tidak sedikit umat nonmuslim yang terkesima ketika menyadari bahwa ayat al-Qur’an yang pertama turun adalah perintah iqra. Sangat disayangkan kata iqra mengalami reduksi makna.
