Sapa Pilar Sosial se-Wilayah Bakorwil Madiun, Gubernur Khofifah: Terimakasih Perjuangannya Ikut Turunkan Kemiskinan Ekstrem dan Wujudkan Desa Mandiri di Jatim

- Editor

Selasa, 14 November 2023 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADIUN, KANALINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyapa langsung sebanyak 1.914 pilar sosial se-Wilayah Bakorwil Madiun di Alun-Alun Caruban, Kab. Madiun. Senin, (13/11/2023) malam.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah juga menyapa pilar sosial se Bakorwil Malang di GOR Ken Arok Malang. Sabtu, (11/11/2023).

Sebanyak 1.914 pilar sosial yang hadir terdiri dari 1.303 Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), 432 Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan 179 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Kab/Kota di Wilayah Bakorwil Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara khusus, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pilar sosial di Jatim. Pasalnya, pada 9 November 2023 lalu, di Kantor Wakil Presiden Republik. Indonesia telah dirilis bahwa kemiskinan ekstrem di Jatim telah menurun dengan ekstrem sebesar 3,58 persen selama tiga tahun terahir dari tahun 2020 sebesar 4,4 persen menjadi 0,82 persen per Maret 2023.

“Alhamdulillah, terimakasih kami sampaikan kepada seluruh pilar-pilar sosial yang luar biasa atas seluruh perjuangan dan kerja kerasnya. Kita bisa melihat perbandingan dari 2020-2021 kemiskinan ektrem Jatim diatas rata-rata nasional, dan pada 2022-2023 kemiskinan ekstrim Jatim berada di bawah rata-rata nasional,” sebutnya.

“Artinya yang panjenengan lakukan hasilnya sudah tampak dan sudah sesuai target. Karenanya, kita harus tetap kerja keras dan terus semangat. Perasaan saya, untuk data September 2023 yang nanti dirilis pada Maret 2024, harusnya kemiskinan ekstrem di Jatim mendekati 0 persen,” tuturnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah juga berterima kasih kepada pilar sosial dan juga kepala desa di Jatim karena Provinsi Jatim memiliki desa mandiri tertinggi di Indonesia. Dimana, dari total 11.456 desa mandiri di Indonesia, sebesar 24,44 persen atau 2.800 desa mandiri ada di Jatim.

Baca Juga :  Sepupu Penganiaya Rahem Hingga Terbunuh, Di Jerat Pidana Kurungan Penjara Seumur Hidup

“Ini adalah kerja keras panjenengan semua, seiring dengan pendamping desa dan kepala desa sudah memberikan hasil yang sangat signifikan bagaimana membangun kemandirian desa di Jatim,” bebernya.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, dengan semakin banyaknya Desa Mandiri di Jatim, maka akan makin terlepas dari subsidi tertentu dari pemerintah pusat. Ini penting, karena kemandirian desa pasti berseiring dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kemandirian ini harus berseiring dengan kesejahteraan masyarakat. Maka jangan pernah berkurang rasa syukur kita. Dan Semoga Alloh anugerahkan keselamatan dan keberkahan pada kita semua. Madiun barokah, Mataraman barokah, Indonesia barokah,” urainya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga pilar sosial yang telah meninggal dunia. Kemudian menyerahkan tali asih kepada 1.914 pilar sosial, masing-masing menerima sebesar Rp 1 juta yang disalurkan melalui Bank Jatim.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis pada Tagana dan TKSK. Iuran premi BPJS Ketenagakerjaan tersebut telah dipenuhi oleh Pemprov Jatim selama 12 bulan.

Acara semakin meriah dengan Operet “Karena Kau Bunda Kami,” dari Pendamping PKH Kab. Blitar. Yang lebih istimewa, Gubernur Khofifah juga mempersembahkan lagu “Ikan Dalam Kolam” dan “Sekuntum Mawar Merah.” Ia pun tampak bahagia berbaur dengan para pilar sosial tersebut.

Sejalan dengan Gubernur Khofifah, Pj. Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto mengatakan, keberadaan Pilar Sosial telah menjadi ujung tombak dalam penanganan kemiskinan di Jawa Timur khususnya Kab. Madiun. Utamaya, dengan ikut berkontribusi terhadap penurunan kemiskinan yang cukup signifikan sebesar 3.67 persen di Kab. Madiun.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Pria Pelaku Pencurian Di Rumah Tetangga Diringkus Polisi Polres Pamekasan

“Penanganan Kebencanaan hingga penanganan sosial merupakan salah satu bentuk aksi nyata Pilar Sosial yang bekerja tanpa mengenal lelah dan waktu membantu masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Provinsi Jati, Restu Novi Widiani menambahkan, acara Sapa Pilar Kesejahteraan Sosial ini merupakan acara silaturahmi untuk para pilar sosial yang pertama digelar sejak tahun 2019.

“Mudah-mudahan kangen Bapak-Ibu pilar sosial dengan ibu Gubernur hari ini terobati. Ibu Gubernur sengaja menggelar acara yang meriah seperti ini untuk membahagiakan teman-teman pilar sosial,” harapnya.

Perhatian yang diberikan Gubernur Khofifah sangat disyukuri oleh pilar sosial. Salah satunya, Sunardi, Pendamping PKH dari Kab. Kediri. Dia mengaku sangat senang dan bangga, karena menurutnya mengentaskan kemiskinan adalah pekerjaan yang tidak mudah dan tidak singkat, penuh perjuangan dan semangat yang totalitas. Ini adalah pekerjaan semua sektor, tidak bisa satu per satu. Semua pihak harus turut serta.

“Dengan apresiasi dari ibu Gubernur membuat saya sangat semangat sekali. Karena kerja keras kami dapat apresiasi dan perhatian dari pimpinan kami,” tukas Sunardi yang jadi pendamping PKH sejak 2011 ini.

Senada, Koordinator TKSK Kab. Pacitan, Jemi Darmawan merasa sangat bangga dengan kepemimpinan Gubernur Khofifah yang luar biasa dan sangat perhatian dengan relawan seperti dirinya.

“Ini luar biasa, bentuk perhatian dan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Sehingga ketika melakukan pergerakan di lapangan kami jadi lebih semangat lagi karena mendapatkan perhatian dari ibu kami, yaitu ibu Gubernur Khofifah,” papar Jemi yang jadi TKSK sejak 2009 dan pernah menjadi TKSK Teladan tingkat nasional tahun 2018. (ari)

Berita Terkait

Rusak Diterjang Banjir, Jembatan di Desa Klumutan Bertahun-tahun belum Diperbaiki
Libur Idul Adha KAI Daop 7 Madiun Siapkan 11.510 Tempat Duduk
Daftar di Hari Terakhir, Inda Raya Optimis Dapat Dukungan Gerindra
SMK 1 Geger Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2024
Membangun Karakter dan Kemandirian: Pengembaraan Pramuka SMKN 1 Geger Sukses Digelar
Tiket KA Keberangkatan Masa Libur Panjang Kenaikan Isa Al Masih di Daop 7 Madiun Terjual 94 Persen
HBH Bersama 1.600 Guru Se-Bakorwil Madiun, Khofifah Pesankan Tak Hanya Kejar Prestasi Akademik Tapi Juga Bangun Akhlakul Karimah
SMKN 1 Geger Madiun Gelar Pengukuhan Taruna Angkatan VII

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 22:23 WIB

Rusak Diterjang Banjir, Jembatan di Desa Klumutan Bertahun-tahun belum Diperbaiki

Kamis, 13 Juni 2024 - 12:17 WIB

Libur Idul Adha KAI Daop 7 Madiun Siapkan 11.510 Tempat Duduk

Jumat, 31 Mei 2024 - 19:08 WIB

Daftar di Hari Terakhir, Inda Raya Optimis Dapat Dukungan Gerindra

Senin, 20 Mei 2024 - 15:27 WIB

SMK 1 Geger Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2024

Senin, 20 Mei 2024 - 13:02 WIB

Membangun Karakter dan Kemandirian: Pengembaraan Pramuka SMKN 1 Geger Sukses Digelar

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:19 WIB

Tiket KA Keberangkatan Masa Libur Panjang Kenaikan Isa Al Masih di Daop 7 Madiun Terjual 94 Persen

Jumat, 3 Mei 2024 - 20:35 WIB

HBH Bersama 1.600 Guru Se-Bakorwil Madiun, Khofifah Pesankan Tak Hanya Kejar Prestasi Akademik Tapi Juga Bangun Akhlakul Karimah

Sabtu, 27 April 2024 - 20:10 WIB

SMKN 1 Geger Madiun Gelar Pengukuhan Taruna Angkatan VII

KANAL TERKINI

KANAL MAGETAN

Disnakkan Magetan Bersama Univ. Brawijaya Gelar Lawu Fun Run

Sabtu, 20 Jul 2024 - 16:59 WIB