IALA Hingga Habib Rizieq Ajukan Diri Jadi “Amicus Curiae” MK

- Editor

Kamis, 18 April 2024 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 banyak yang mengajukan diri menjadi Amicus Curiae atau Sahabat Pengadilan Mahkamah Konstitusi (MK) diantaranya; Indonesian American Lawyers Association (IALA) atau Asosiasi Pengacara Indonesia di Amerika Serikat (AS) yang diterima langsung Kepala Koordinator Bidang Kehumasan Gugus Tugas PHPU 2024 Immanuel Hutasoit di Gedung 2 MK, Jakarta. Rabu (17/4). Humas/Teguh.

Dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 banyak yang mengajukan diri menjadi Amicus Curiae atau Sahabat Pengadilan Mahkamah Konstitusi (MK) diantaranya; Indonesian American Lawyers Association (IALA) atau Asosiasi Pengacara Indonesia di Amerika Serikat (AS) yang diterima langsung Kepala Koordinator Bidang Kehumasan Gugus Tugas PHPU 2024 Immanuel Hutasoit di Gedung 2 MK, Jakarta. Rabu (17/4). Humas/Teguh.

Selama bertahun-tahun, sambungnya, MK dianggap sebagai sebuah lembaga terkemuka baik di Indonesia maupun di dunia internasional sebagai sebuah lembaga yang mampu mengembalikan prinsip-prinsip demokrasi ke dalam masyarakat Indonesia. Karena itu, persepsi kemunduran prinsip demokrasi akibat melemahnya MK menjadi isu yang harus segera diatasi sebelum terlambat.

Dikatakan Bhirawa, selama masa tahapan Pemilu, IALA telah melakukan studi komparatif untuk mengamati proses Pemilu di tahun 2024 dari sisi perbandingan tata cara penyelesaian benturan hukum (conflict of laws), khususnya dalam konteks undang-undang dan ketentuan yang berlaku menyangkut yurisdiksi dan wewenang berbagai lembaga dan perangkat penyelenggara Pemilu di Indonesia, termasuk MK Indonesia dalam konteks memutuskan ketentuan persyaratan calon presiden dan wakil presiden.

Baca Juga :  MKMK Gelar Sidang Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Konstitusi

Dihari yang sama, MK juga menerima Amicus Curiae dari perseorangan atas nama Reza Indragiri Amriel. Dia merupakan seseorang yang peduli terhadap demokrasi dan konstitusi.

“Saya menyerahkan Amicus atas nama pribadi. Walaupun saya sertakan CV tetapi saya tekankan bahwa ini atas nama pribadi,” tegasnya.

Berita Terkait

Menkumham Terima Gelar Adat kerajaan Gowa
Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034
Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina
Mantan Kapolres Cirebon Kota 2002-2005 Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Keluarga Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar
Buka Forum Tingkat Tinggi Modal Alam Biru, Dirjen PKRL:  Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis
Laut Bukan Tempat Sampah, KKP Gelar Aksi Bersih di Minahasa
Wamenhan M. Herindra Hadiri Perayaan Festa della Repubblica 2024, Begini Pesannya

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:28 WIB

Menkumham Terima Gelar Adat kerajaan Gowa

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:21 WIB

Bertemu Presiden Jokowi, Khofifah dan Rektor Unair Serahkan Konsep untuk Indonesia Maju 2034

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:32 WIB

Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Senin, 10 Juni 2024 - 15:41 WIB

Mantan Kapolres Cirebon Kota Ingatkan Netizen Tidak Sebar Berita Hoaks Terkait Kasus Vina

Minggu, 9 Juni 2024 - 08:35 WIB

Mantan Kapolres Cirebon Kota 2002-2005 Klarifikasi Terkait Tudingan Terhadap Keluarga Jenderal (Purn) Da’i Bachtiar

Minggu, 9 Juni 2024 - 07:38 WIB

Buka Forum Tingkat Tinggi Modal Alam Biru, Dirjen PKRL:  Pentingnya Melestarikan Modal Alam Biru Melalui Inisiatif Strategis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 17:28 WIB

Laut Bukan Tempat Sampah, KKP Gelar Aksi Bersih di Minahasa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 12:34 WIB

Wamenhan M. Herindra Hadiri Perayaan Festa della Repubblica 2024, Begini Pesannya

KANAL TERKINI