Semua Bupati Sidoarjo dari 2000 sampai Sekarang Jadi Tersangka KPK, Berikut Kasus yang Menjeratnya

- Editor

Kamis, 18 April 2024 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, KANALINDONESIA.COM: Faktor kebetulan atau karena yang lain, semua Bupati Sidoarjo yang menjabat dari tahun 2000 hingga sekarang tersandung kasus korupsi dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ada tiga nama yang menjabat Bupati Sidoarjo dari tahun 2000 hingga sekarang. Ketiganya yaitu Win Hendarso yang menjabat dari tahun 2000 sampai tahun 2010; kedua yaitu Saiful Ilah yang menjabat dari tahun 2010 sampai 2020 dan yang ketiga yaitu Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor yang menjabat dari tahun 2020 sampai sekarang.

Lantas, seperti apakah daftar 3 Bupati Sidoarjo yang berturut-turut ditangkap KPK sejak tahun 2000 tersebut?
Kasus Korupsi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Win Hendarso

Win Hendarso yang menjabat Bupati Sidoarjo dari tahun 2000 sampai 2010 ini terjerat kasus korupsi dana kas daerah dengan total Rp2,3 miliar pada tahun 2005 sampai 2007. Karena kasusnya tersebut, Win Hendarso divonis hukuman 5 tahun penjara pada tahun 2014.

Baca Juga :  Alokasi Anggaran Agar Tepat dan Sesuai Regulasi, BPKP Gelar Workshop Pengelolaan Dana Desa di Sidoarjo

Kasus yang menjerat Win Hendarso berhasil terbongkar dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Timur. BPK menemukan adanya uang kas daerah (Kasda) Kabupaten Sidoarjo yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Saat itu, bersama dengan mantan Kepala Dispenda Sidoarjo dan mantan pemegang kunci brankas Dispen Agus Dwi Handoko, Win diduga kuat terlibat dalam pencairan uang Kasda sejumlah Rp2,3 miliar pada 2005 dan 2007.

Saiful Ilah

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Sidoarjo periode 2010 – 2020, Saiful Ilah, sebagai tersangka dalam dua kasus. Keduanya yaitu kasus korupsi penerimaan suap proyek PUPR Kabupaten Sidoarjo dan kasus suap gratifikasi Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo.

Dari dua kasus tersebut, Saiful Ilah masing-masing divonis 3 tahun dan 5 tahun penjara. Ia dinilai terbukti menerima gratifikasi sekitar Rp44 miliar dari kepala desa, camat, kepala dinas, sampai dengan pengusaha selama memegang jabatan sebagai kepala daerah.

Baca Juga :  Pavingisasi Sepanjang 300 Meter oleh Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Capai 50%

Ahmad Muhdlor Ali

Berikutnya yaitu Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemotongan insentif ASN di lingkungan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo.

Hingga kini, Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri masih belum menjelaskan secaradetail tentang peran dan sangkaan pasal untuk Gus Muhdlor tersebut.

Ia mengatakan jika KPK akan menjelaskan perkembangan kasus tersebut secara bertahap.

Ali menambahkan, Gus Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pada keterangan saksi dan tersangka lainnya dalam kasus tersebut. Ia menyebut gelar perkara terkait dengan aliran dana dalam kasus ini juga telah dilakukan sebelum Gus Muhdlor ditetapkan sebagai tersangka.

Berita Terkait

Said Basamalah Divonis 6 Bulan Penjara, Hakim Nilai Penuhi Unsur Penganiayaan
Nekat Gelapkan Motor, Polisi Amankan Pasangan Kekasih Asal Demak
Resmi Jadi Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Herik Prasetiawan Siap Bersinergi Untuk Pembangunan Pamekasan
Mami YK Tawarkan di Aplikasi MiChat, Polisi: Korban rata-rata usia korban 15-17 tahun
Dipaksa dan Diiming-imingi Uang, si Bunga Warga Pamekasan Disetubuhi “M” Hingga Berujung Melahirkan
Gelapkan Motor Milik Teman Kencannya, Oknum Polisi Polsek Sukomanunggal Diperiksa Propam
Penyidik KPK Geledah Dua Kantor di Pemprov Maluku Utara terkait Kasus Abdul Gani Kasuba
Pelemparan Batu di Kereta Api Terancam Hukuman Penjara 20 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:05 WIB

Said Basamalah Divonis 6 Bulan Penjara, Hakim Nilai Penuhi Unsur Penganiayaan

Rabu, 15 Mei 2024 - 05:33 WIB

Nekat Gelapkan Motor, Polisi Amankan Pasangan Kekasih Asal Demak

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:48 WIB

Resmi Jadi Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Herik Prasetiawan Siap Bersinergi Untuk Pembangunan Pamekasan

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:49 WIB

Mami YK Tawarkan di Aplikasi MiChat, Polisi: Korban rata-rata usia korban 15-17 tahun

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:15 WIB

Dipaksa dan Diiming-imingi Uang, si Bunga Warga Pamekasan Disetubuhi “M” Hingga Berujung Melahirkan

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:49 WIB

Gelapkan Motor Milik Teman Kencannya, Oknum Polisi Polsek Sukomanunggal Diperiksa Propam

Selasa, 14 Mei 2024 - 11:23 WIB

Penyidik KPK Geledah Dua Kantor di Pemprov Maluku Utara terkait Kasus Abdul Gani Kasuba

Selasa, 14 Mei 2024 - 04:32 WIB

Pelemparan Batu di Kereta Api Terancam Hukuman Penjara 20 Tahun

KANAL TERKINI

KANAL LAMONGAN

Edarkan Sabu, Sejoli Diringkus Satresnarkoba Polres Lamongan

Minggu, 19 Mei 2024 - 23:27 WIB

KANAL KEDIRI

SIWO PWI Kediri Siapkan Atlet di Ajang PORWANAS XIV Banjarmasin

Minggu, 19 Mei 2024 - 21:20 WIB