Pertama di Jawa Timur, Bank Jatim Bersama RSUD Srengat Launching Bring Hardja

- Editor

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR KANALINDONESIA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) terus mendukung berbagai program dari pemerintah daerah di seluruh Jawa Timur terutama untuk perkembangan digitalisasi. Hal tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan bankjatim pada launching Inovasi Bring Hardja (bridging host to host aplikasi e-BLUD RSUD Srengat dengan bankjatim) di RSUD Srengat Blitar pada hari Senin (24/6). Bertempat di RSUD Srengat, kegiatan launching tersebut dihadiri oleh Direktur Manajemen Risiko bankjatim Eko Susetyono, Bupati Blitar Rini Syarifah, dan Direktur RSUD Srengat Mochammad Baehaki.

Eko menjelaskan, inovasi Bring Hardja ini merupakan yang pertama di Jawa Timur dimana data pembayaran dari sistem aplikasi SIPD e-BLUD RSUD Srengat akan langsung diterima pada sistem bankjatim. Sehingga diharapkan dengan adanya aplikasi tersebut dapat mempercepat dan mempermudah transaksi penerimaan pembayaran jasa layanan kesehatan di RSUD Srengat karena telah terintegrasi dengan sistem BJTM. ”Ini wujud sinergitas yang luar biasa antara bankjatim dengan Pemkab Blitar, khususnya RSUD Srengat. Dengan demikian pembayaran dapat dilakukan lebih cepat dan efisien,” katanya.

Baca Juga :  Khofifah Sebut Kebaya Sebagai Identitas Bangsa yang Perlu Dirawat, Dijaga dan Dilestarikan

Menurut Eko, kolaborasi strategis antara sektor perbankan dan kesehatan seperti ini menandakan bahwa bankjatim berkomitmen ikut mendukung kemudahan pelayanan kesehatan yang berkualitas. ”Sinergitas dengan RSUD Srengat ini memiliki banyak tujuan. Salah satunya meningkatkan aksesbilitas dan kualitas pelayanan Kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Sehingga dengan layanan perbankan yang terintegrasi seperti di Bring Hardja ini, kami berharap masyarakat bisa semakin mudah mengakses pembayaran dan bankjatim dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan sektor kesehatan di Kabupaten Blitar,” paparnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, lanjut Eko, kerja sama ini juga merupakan langkah kolaborasi yang dapat menghadirkan manfaat bagi kedua belah pihak. Bankjatim berharap kerja sama serupa dapat terus terjalin di masa yang akan datang. “Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi yang dilakukan antara bankjatim dengan RSUD Srengat sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Blitar. Kesepakatan ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi kedua belah pihak sekaligus membuka gerbang kerja sama lainnya di waktu yang akan datang,” ungkap Eko.

Baca Juga :  Tingkatkan Kesejahteraan Buruh Pabrik Rokok, Bank Jatim Dukung Pemprov Jawa Timur Salurkan BLT di Bojonegoro

Dalam kesempatan tersebut, Rini Syarifah mengungkapkan, Bring Hardja terdiri dari dua kata. Yaitu Bring yang artinya membawa dan Hardja yang artinya keberuntungan/kemakmuran. Sehingga dengan dilaunchingnya Bring Hardja tersebut diharapkan dapat membawa keberuntungan dan kemudahan bagi masyarakat Blitar. ”Dengan adanya inovasi Bring Hardja semoga dapat mewujudkan komitmen untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman yang serba digital. Langkah ini juga senafas dengan Panca Bhakti ke-3 yaitu pelayanan publik berbasis e-government,” ucapnya.

Rini juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sinergitas yang telah dilakukan bersama bankjatim. Dengan launching tersebut, pihaknya berharap dapat semakin memberikan layanan terbaik kepada semua pasiennya dan bisa membawa manfaat yang positif bagi kedua belah pihak. ”Kami percaya kerja sama ini akan berdampak positif bagi pengembangan bisnis bankjatim dan juga peningkatan layanan kesehatan di RSUD Srengat. Semoga hubungan yang telah baik ini dapat terus terjalin ke depannya,” tutup Rini. Nang

Berita Terkait

Kajati Jatim Kecewa Hakim Vonis Bebas Anak Politikus PKB
Rumah dan Kandang Warga Ngawi Dibakar Anaknya Sendiri
Ngaku Dukun Bisa Gandakan Uang, Warga Trenggalek Diringkus Polres Pacitan
YBM BRI Salurkan Bantuan Pendidikan di Ponpes Darul Ulum Lamongan
Plt Bupati Sidoarjo Hadir di Pranti Bersholawat, Titip Pilkada Aman dan Sukses
Mengaku Lembaga Pengawas BOS, 4 OTK Meminta Duit ke MTsN 4 Magetan
Gregorius Ronald Tannur Bebas, Hakim Anggap Korban Tewas karena Alkohol
Resmi Dibuka,TMMD ke 121 Tahun 2024 Ponorogo Sasar Wilayah Ngrayun

Berita Terkait

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:45 WIB

Kajati Jatim Kecewa Hakim Vonis Bebas Anak Politikus PKB

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:39 WIB

Rumah dan Kandang Warga Ngawi Dibakar Anaknya Sendiri

Kamis, 25 Juli 2024 - 12:59 WIB

Ngaku Dukun Bisa Gandakan Uang, Warga Trenggalek Diringkus Polres Pacitan

Kamis, 25 Juli 2024 - 05:57 WIB

YBM BRI Salurkan Bantuan Pendidikan di Ponpes Darul Ulum Lamongan

Kamis, 25 Juli 2024 - 05:39 WIB

Plt Bupati Sidoarjo Hadir di Pranti Bersholawat, Titip Pilkada Aman dan Sukses

Kamis, 25 Juli 2024 - 04:54 WIB

Mengaku Lembaga Pengawas BOS, 4 OTK Meminta Duit ke MTsN 4 Magetan

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:42 WIB

Gregorius Ronald Tannur Bebas, Hakim Anggap Korban Tewas karena Alkohol

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:19 WIB

Resmi Dibuka,TMMD ke 121 Tahun 2024 Ponorogo Sasar Wilayah Ngrayun

KANAL TERKINI

KANAL HUKUM

Kajati Jatim Kecewa Hakim Vonis Bebas Anak Politikus PKB

Kamis, 25 Jul 2024 - 13:45 WIB

KANAL NGAWI

Rumah dan Kandang Warga Ngawi Dibakar Anaknya Sendiri

Kamis, 25 Jul 2024 - 13:39 WIB

KANAL NASIONAL

KPK Usut Tiga Rumah Sakit Lakukan Klaim Fiktif BPJS Kesehatan

Kamis, 25 Jul 2024 - 13:24 WIB