Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Keraton Mbah Anang Malaysia Jalin Diplomasi Budaya: Minta Izin Kembangkan Reog Ponorogo

Keraton Mbah Anang Malaysia Jalin Diplomasi Budaya: Minta Izin Kembangkan Reog Ponorogo
istimewa

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Keraton Mbah Anang Malaysia, yang diwakili oleh Johar Bin Paimin, melakukan kunjungan diplomatik ke Ponorogo, Indonesia, untuk bertemu dengan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Kunjungan ini bertujuan utama meminta izin dan menjalin kemitraan dalam pengembangan kesenian Reog Ponorogo di Malaysia.

Johar Bin Paimin, yang dikenal sebagai Wakjo, hadir bersama seniman musik Jawa asal Malaysia, Muhammad Danial Afham bin Zailan (Bob). Mereka menyatakan bahwa Keraton Mbah Anang Malaysia bercita-cita menjadi wadah dan mitra budaya bagi pengembangan Reog Ponorogo di negara mereka.

“Kami ingin mempelajari Reog Ponorogo dari akarnya dan mengembangkan kesenian ini di Malaysia,” ujar Wakjo.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyambut baik kunjungan diplomatik ini. Ia menegaskan bahwa secara prinsip, Pemerintah Kabupaten Ponorogo memperbolehkan kesenian Reog berkembang di negara lain, termasuk Malaysia, asalkan pengakuan asal-usulnya tetap dimiliki oleh Ponorogo, Indonesia.

“Kami selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin mempelajari dan melestarikan Reog Ponorogo secara otentik,” kata Bupati Sugiri.

Kang Giri menambahkan,” pengembangan Reog di luar negeri oleh komunitas seperti Keraton Mbah Anang ini justru menjadi bukti bahwa Reog kita mendunia, sekaligus membantu upaya kita agar Reog semakin kokoh di mata UNESCO.,” tuturnya.

Dalam kunjungan ini, Johar Bin Paimin juga bertemu dengan Wisnu Hadi Prayitno, Ketua Dewan Kesenian Ponorogo sekaligus Kreatif Konsultan Rumah Budaya Keraton Mbah Anang. Mereka berdua membahas rencana pelaksanaan Festival Reog Barong Antarabangsa #2.

Perhelatan budaya tersebut direncanakan terselenggara di Keraton Mbah Anang Malaysia pada tahun 2026. Festival ini akan berfungsi sebagai wadah pemersatu bagi kesenian Reog Ponorogo yang berkembang di Malaysia.

Acara ini akan diisi dengan bengkel tari, dialog kebudayaan tentang kesenian Reog Ponorogo, dan lomba Reog Ponorogo yang memperebutkan Piala Bupati Ponorogo, Indonesia.

Wisnu Hadi Prayitno menegaskan pentingnya diplomasi budaya ini bagi keberlangsungan Reog Ponorogo di mata dunia, terutama dalam konteks UNESCO.

Ia menyatakan bahwa Reog Ponorogo kini menjadi milik semua bangsa sebagai warisan budaya dari Indonesia.

Festival Reog Barong Antarabangsa #2 ini merupakan acara kedua yang diadakan oleh Keraton Mbah Anang Malaysia, menyusul kesuksesan acara pertama yang memukau masyarakat Malaysia pada tahun 2024.(Ist)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita