JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Reses Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang, Senin (17/11/2025) malam mendadak berubah jadi ‘curhat massal’ warga. Ratusan peserta yang hadir kompak melayangkan dua keluhan utama, jalan rusak dan sertifikasi halal usaha.
Wiwin, yang merupakan legislator Dapil 10 Jatim, langsung mendapat serbuan laporan warga soal jalan yang rusak parah hingga ada yang ambles. Belum lagi keluhan sulitnya pengurusan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.
“Tadi ada banyak sekali aspirasi yang masuk. Mulai jalan rusak, jalan ambles, sampai bantuan sertifikasi halal. Untuk jalan sudah saya koordinasikan langsung dengan Pak Kades, dan ternyata sudah masuk program dana desa,” kata Wiwin di hadapan warga.
Tidak berhenti di situ, Wiwin yang juga politisi PDI Perjuangan ini memastikan bakal menindaklanjuti kebutuhan sertifikasi halal UMKM dengan menggandeng dinas terkait.
“Untuk sertifikasi halal kemarin kami baru selesai mengadakan kegiatan dua hari di Mojokerto. Pesertanya cukup banyak. Untuk Jombang nanti akan kami koordinasikan dulu dengan Dinas Koperasi,” jelasnya.
Wiwin juga menerima aspirasi di sektor perikanan. Namun sebelum berjanji, ia mengaku bakal mengecek lebih dulu program KOLEGA yang disebut bisa diakses para pelaku perikanan.
“Masih kami rangkum seluruh usulan warga. Mana yang bisa segera direalisasikan tentu akan kami kawal sesuai aturan. Yang penting kita semua bisa terus menjadi komunikasi yang baik, agar kedepannya berjalan dengan lancar,” tandasnya.
Di sisi lain, warga yang hadir mengapresiasi keterbukaan dan respons cepat Wiwin. Salah satunya Anna, warga Desa Bareng yang mengikuti acara hingga selesai. Ia mengaku sudah lama mengenal Wiwin sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat.
“Alhamdulillah saya kenal beliau. Sikapnya masih sama, dekat dengan warga. Saya tadi mengusulkan soal sertifikasi halal dan jalan rusak. Semoga cepat ditindaklanjuti,” kata Anna.
Reses ditutup dengan pesan Wiwin agar sinergitas antara masyarakat, pemerintah desa, dan legislatif terus terjalin agar kebutuhan warga bisa ditangani secara cepat dan tepat. (Faiz)

