JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa sistem cuaca Eks-Siklon Tropis SENYAR telah semakin melemah dan turun status menjadi Tropical Depression (TD) per Sabtu, 29 November 2025, Pukul 07.00 WIB. Meskipun telah melemah dan bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sistem ini bersamaan dengan Siklon Tropis KOTO, masih memicu potensi cuaca ekstrem signifikan di sejumlah provinsi.
Menurut pemantauan BMKG, TD Ex-Siklon Tropis SENYAR diprediksi akan terus mengalami penurunan intensitas dalam 24 jam ke depan seiring pergerakannya yang cenderung ke arah Timur dan menjauhi wilayah Indonesia. Sebelumnya, fenomena Siklon Tropis SENYAR ini sempat dikategorikan sebagai kejadian yang tidak umum karena terbentuk di sekitar Selat Malaka.
Meskipun statusnya telah melemah, BMKG menegaskan bahwa dampak tidak langsung dari keberadaan TD Ex-SENYAR masih terasa kuat, terutama karena interaksinya dengan Siklon Tropis KOTO. Kedua sistem ini membentuk pola angin konvergensi yang memicu peningkatan signifikan pada potensi cuaca ekstrem.
Berikut adalah wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak hingga 29 November 2025 Pukul 07.00 WIB dan beberapa hari ke depan:
Potensi Hujan Sedang hingga Lebat: Aceh; Sumatera Utara; Riau. Potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat: Sumatera Barat; Kepulauan Riau; Kalimantan Barat
Potensi Angin Kencang: Sumatera Barat; Kepulauan Riau
Khusus di Kalimantan Barat, BMKG setempat telah mengeluarkan peringatan pers mengenai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan berlangsung hingga 30 November 2025 dan berpotensi berlanjut hingga 3 Desember 2025. Selain itu, peningkatan tinggi gelombang juga diprediksi terjadi:
Gelombang Tinggi (2.5 – 4.0 meter): Perairan Sambas.
Gelombang Sedang: Perairan Singkawang – Bengkayang, Perairan Pontianak – Mempawah, Perairan Kubu Raya, dan Perairan Kayong Utara.
Imbauan dan Peringatan Dini
Masyarakat di wilayah yang terdampak diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Kejadian banjir bandang yang sebelumnya terjadi di Sumatera Utara menunjukkan risiko yang harus diantisipasi.
BMKG Mengimbau:
1. Monitor Informasi: selalu ikuti perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem resmi dari BMKG melalui kanal resmi (website, media sosial, dan aplikasi InfoBMKG).
2. Keselamatan: Menjauhi wilayah terbuka saat terjadi hujan yang disertai petir dan angin kencang. Menghindari berada di dekat pohon, bangunan, atau infrastruktur yang rapuh.
3. Transportasi: Bagi pengguna transportasi laut dan udara, harap memperhatikan peringatan terkait gelombang tinggi dan cuaca buruk yang dapat memengaruhi jadwal perjalanan. AirAsia juga telah mengeluarkan imbauan perjalanan terkait dampak Siklon Tropis Senyar di wilayah Sumatera bagian utara dan Semenanjung Malaysia.
BMKG terus memantau pergerakan TD Ex-SENYAR dan Siklon Tropis KOTO yang berpotensi memicu Efek Fujiwhara (interaksi tarik-menarik antara dua siklon) yang dapat membuat prakiraan jalur dan intensitas menjadi lebih kompleks.

