Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Target 307 Koperasi Merah Putih Ponorogo Digenjot, Dandim: Groundbreaking KDMP di Desa Ngraket yang ke 100

Target 307 Koperasi Merah Putih Ponorogo Digenjot, Dandim: Groundbreaking KDMP di Desa Ngraket yang ke 100

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Program percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Ponorogo terus digenjot menuju target 307 titik. Sebanyak 152 titik lahan telah dinyatakan siap dibangun.

Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauq Saputra, melaporkan bahwa dari target total 307 titik, 152 lahan telah ditinjau dan memenuhi syarat untuk segera dibangun.

Saat ini, 106 titik koperasi sedang dalam tahap pembangunan, dengan progres rata-rata mencapai 13,5%.

Letkol Farauq Saputra menyebutkan, titik ke-100 yang digali untuk pondasi berada di Desa Ngraket, Kecamatan Balong, Rabu(10/12/2025).

Dandim mwnyebut, Kecamatan Bungkal menunjukkan progres kesiapan lahan tertinggi, mencapai 89% (17 dari 19 titik), diikuti oleh Kecamatan Balong dengan 80% (16 dari 20 titik).

“Ini adalah desa-desa yang sudah memiliki lahan, yang sudah kami tinjau dan memenuhi syarat. Ada 152 titik,” ujar Letkol Arh Farauq Saputra, saat peletakan batu pertama di Desa Ngraket, Kecamatan Balong, Rabu (10/12/2025).

Sementara itu, 155 titik lainnya masih dalam tahap verifikasi atau menunggu penyelesaian administrasi dan perizinan. Dandim juga mencatat beberapa kecamatan yang progres pemenuhan lahannya masih di bawah 50%, seperti Ngebel (12,5%) dan Sawo (7%).

Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan pentingnya kolaborasi dan percepatan, terutama pada titik-titik yang masih sangat minim progresnya. Ia secara khusus menyoroti Desa Sawo yang baru mencapai 1 titik dari target 14.

Bunda Rita menekankan bahwa seluruh kepala desa dan lurah harus segera menyetor progres titik lahan ke Kecamatan.

“Saya minta kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah yang belum menyetorkan titik-titik lahan itu untuk segera koordinasi dengan Camat. Camat, segera masukkan progres kepada Bapak Dandim,” tegas Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita.

Lisdyarita juga meminta pihak terkait untuk membantu percepatan pengurusan dokumen dan perizinan, termasuk tukar guling.

Plt Bupati Lisdyarita kembali menegaskan bahwa program pembangunan koperasi ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden, di mana koperasi akan menjadi sentra perekonomian rakyat.

“Ini adalah program Bapak Presiden untuk segera menyejahterakan rakyat. Koperasi ini akan menjadi sentra perekonomian rakyat,”tuturnya.

Lisdyarita menjelaskan, koperasi ini dibangun untuk menyalurkan komoditas bersubsidi pemerintah seperti pupuk, gas melon, dan benih sehingga masyarakat tidak perlu lagi turun gunung untuk berbelanja kebutuhan pokok.

Plt Bupati menyatakan, pembangunan koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual komoditas warga dan memperpendek rantai distribusi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Pihak Kodim dan Plt Bupati berharap, dengan sinergitas yang terjalin antara TNI, Pemerintah Daerah, dan DPRD, target 307 titik koperasi dapat tercapai seluruhnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita