Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JOMBANG

Rusak Faktor Alam, Pemerintah akan Perbaiki Tugu Landmark yang Terbangun Indah di Jombang

Rusak Faktor Alam, Pemerintah akan Perbaiki Tugu Landmark yang Terbangun Indah di Jombang

JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan akan segera memperbaiki kerusakan pada tugu landmark di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo. Kerusakan pada sejumlah aksesori tugu tersebut dipastikan terjadi akibat faktor alam, yakni hujan disertai angin kencang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan agar ikon baru di kawasan perbatasan itu kembali aman dan nyaman dinikmati masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen memperbaiki kerusakan yang terjadi akibat hujan dan angin kencang. Harapannya, tugu ini ke depan bisa memberi manfaat besar bagi masyarakat Jombang,” kata Bayu, Kamis (18/12/2025) siang.

Bayu menjelaskan, pembangunan tugu landmark tersebut tidak sekadar menghadirkan ikon visual di pintu masuk wilayah Jombang. Keberadaannya juga diharapkan mampu mendorong geliat ekonomi masyarakat sekitar.

Tak hanya tugu, di bagian belakang kawasan itu juga dibangun taman dengan konsep ruang terbuka hijau. Area tersebut dapat dimanfaatkan warga sebagai tempat beristirahat maupun aktivitas ringan seperti olahraga.

“Tugu ini cukup menarik dan indah karena dilengkapi taman. Desainnya menggambarkan siluet arsitektur Islami, berupa bentuk masjid dan tugu, yang menegaskan identitas Jombang sebagai kota santri dengan berbagai institusi Islam di dalamnya,” jelas Bayu.

Lebih lanjut, Bayu menyebut desain tugu tersebut merupakan karya putra daerah. Desainnya merupakan hasil lomba desain Tugu Jombang yang digelar pada 2022 lalu.

Ia juga mengungkap filosofi di balik motif dan warna pada bangunan tugu. Ukiran yang menghiasi tugu melambangkan kekayaan budaya Jombang, sementara warna emas dipilih sebagai simbol semangat daerah dalam meraih kejayaan.

“Penggunaan elemen batu candi juga terinspirasi dari sejarah Kerajaan Majapahit. Jombang dulu merupakan salah satu pintu gerbang penting kerajaan tersebut,” tambahnya.

Ke depan, keberadaan taman dan ruang terbuka hijau di sekitar tugu diharapkan mampu menambah daya tarik kawasan sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga yang melintas maupun berkunjung.

“Taman dan RTH ini akan melengkapi area tugu, sehingga menambah keindahan dan kenyamanan masyarakat,” pungkas Bayu.(Faiz)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita