Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Polres Ponorogo Datangkan Tim Labfor Polda Jatim, Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr Hardjono

Polres Ponorogo Datangkan Tim Labfor Polda Jatim, Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr Hardjono

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Satreskrim Polres Ponorogo menggandeng tim Inafis dan Labfor Polda Jatim untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di gudang farmasi RSUD dr. Hardjono, Senin (5/1/2026).

Langkah ini bertujuan untuk menentukan titik awal api dan mengungkap penyebab pasti kebakaran yang melanda rumah sakit tersebut pada Minggu (4/1/2026) kemarin.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, menjelaskan bahwa keterlibatan tim Polda Jatim sangat dibutuhkan karena mereka memiliki peralatan identifikasi yang lebih memadai untuk menangani kasus spesifik seperti kebakaran besar. Saat ini, petugas fokus mendalami titik awal munculnya api yang diduga kuat berasal dari lantai satu.

“Berdasarkan hasil penelitian awal dari tim identifikasi, titik api diduga kuat muncul pertama kali di lantai satu,” tegas AKP Imam Mujali di lokasi kejadian.

Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 25% hingga 30% area bangunan, terutama di lantai dua dan sebagian lantai satu dekat tangga.

Selain merusak fisik bangunan, api juga melahap stok obat-obatan serta dokumen vital, termasuk rekam medis pasien selama lima tahun terakhir, resep dokter, dan data logistik farmasi.

Meskipun musibah ini mengakibatkan kerugian materiil dan dokumen yang sangat besar, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Saat ini, tim penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk proses identifikasi lebih lanjut di laboratorium forensik.

“Yang diamankan ya masih barang bukti terkait titik api, sumber titik api masih kita amankan. Tapi itu nanti masih pendalaman identifikasi,” jelasnya.

Pun demikian pihak kepolisian hingga saat ini belum bisa memberikan kesimpulan final terkait pemicu utama kebakaran tersebut.

“Nanti sumbernya kenapa, masih kita dalami. Tapi kesimpulan tadi awal kayaknya dari lantai satu,” pungkas AKP Imam Mujali.

Meskipun si jago merah sempat berkobar di area penyimpanan, pihak kepolisian memastikan mayoritas stok obat-obatan milik rumah sakit plat merah tersebut berhasil diselamatkan.

“Alhamdulillah yang di gedung atas lantai dua itu 90% aman. Tapi ada yang terbakar di lantai dua itu di pintu pertama, mungkin dokumen dan obat-obatan sekitar 25% sampai 30%,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa untuk saat ini stok obat-obatan bagi pasien dipastikan aman, meski pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan lebih mendalam untuk data yang lebih akurat.

Terkait spekulasi hubungan kebakaran dengan isu lain, AKP Mujali menegaskan,” menurut saya tidak ada hubungan ya (dengan KPK), tapi kita tidak tahu sampai sejauh mana. Menurut saya tidak ada hubungan dengan KPK,”tuturnya.(Tim)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita