SURABAYA KANALINDONESIA.COM – DPW PKB Jatim mengukuhkan pengurus baru
Masa bakti 2026 -203 yang didominasi anak-anak muda. Acara ini digelar dalam acara Pengukuhan Pengurus DPW, orientasi Politik dan Muskerwil DPW PKB Jawa Timur di Surabaya. Pengukuhan ini dilakukan pasca Pemilihan Ketua dan pengurus baru DPW PKB masa Bakti 2026-2031 beberapa waktu lalu.
Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar mengatakan, pasukan anak muda yang diusung menjadi pengurus DPW diharapkan mampu merebut hati 60 % pemilih muda yang terdiri dari Gen Z dan generasi Alfa.
“Kami membawa pasukan (pengurus)
PKB baru yang terdiri dari anak muda, Multadzamudz Dzikri sebagai Sekretaris dan Solichul Umam sebagai Bendahara. Harapannya bisa mendinamisir partai yang akan mampu bergerak lebih gesit lagi sehingga tantangan ke depan bisa ditangani oleh PKB Jatim,” kata Gus Halim, Sabtu (14/2/2026).
Saat ini pasukan PKB yang baru ini kata anggota DPR RI ini memang diisi dengan anak-anak muda. Hari ini mereka mendapat arahan untuk kerja partai ke depan, terutama mendapat suara dari kaum milenial.
“Pasukan anak muda ini, ikut orientasi Politik dan Muskerwil untuk mengerti target khusus, langkah khusus, strategi khusus yang berbeda dari periode sebelumnya, apalagi pengurus baru banyak anak muda, kita juga menyongsong 60 persen pemilih milenial , gen z dan Alfa,” kata Gus Halim
Saat ditanya apakah pilgub Jatim juga jadi target kemenangan ? Halim mengakui kondisi saat ini membuka peluang lebar untuk bersaing merebut kursi Gubernur, apalagi jika aturan yang diberlakukan adalah pemilihan lewat DPRD, Pilgub menjadi akuntabel dari pada dipilih langsung oleh rakyat dan ini akan jadi rebutan semua partai.
“Semua punya peluang untuk meraih kursi Gubernur, apalagi jika akhirnya aturannya memutuskan dipilih oleh DPRD pasti banyak yang berminat untuk merebut Jatim Satu,” jawab Halim Iskandar.
Bagi PKB. Pemilihan Gubernur lebih layak dilakukan Dewan, karena DPRD Jatim tidak punya wilayah.
“Keluar dari kantor Indrapura itu sudah wilayah Surabaya, ke Utara lagi itu wilayah Gresik. Makanya (Gubernur ) lebih tepat kalau dipilih lewat DPRD Jatim,” jelasnya.
Apakah akan ada “Holopis Kuntul Baris jilid ke 2” , Halim Iskandar hanya tertawa sembari meninggalkan awak media. “Wis ojo nanya aneh aneh,” kata Halim.
Sementara itu Wakil Ketua DPP PKB Hanif Dakhiri yang hadir dalam Muswil ini, membacakan sambutan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar terkait sejumlah pesan untuk PKB Jatim memiliki visi dan kinerja dan target yang jelas.
“Ketua Umum berpesan PKB Jatim harus naik kelas, dan menguasai opini lewat sosial media ataupun media lainnya,” ungkap Hanif.
PKB harus naik kelas itu artinya menjadi partai yang makin dicintai rakyat, makin memberi solusi untuk persoalan rakyat.
“Pesan Ketum Muhaimin adalah politik pelayanan dan politik kepemimpinan, maksudnya jangan hanya jadi pengikut tapi harus menjadi yang menentukan arah di Jatim,” kata Dalhiri lagi
Muhaimin meminta sekretariat menjadi mesin partai, bukan katalog atau sekedar ruang tunggu.
“Sekretariatnya bagus, fasilitas lengkap tapi tidak ada yg bergerak , pengurusnya gak kerja , itu namanya ruang tunggu. Jadi harus bergerak,” tegasnya.
Ketum Muhaimin kata Dakhiri juga menegaskan agar PKB mampu menguasai opini di publik dan melaporkan kegiatannya melalui media dan sosmed agar rakyat tahu apa yang dikerjakan.

