BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM : Buruknya pelayanan di RSUD Cikalongwetan kembali menjadi sorotan masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Setelah mencuatnya dugaan skandal yang melibatkan mantan Direktur Utama, Direktur Utama aktif, serta oknum Inspektorat KBB yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat atas dugaan korupsi dan kejahatan lingkungan, kini keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit tersebut semakin mengemuka.
Sejumlah warga menilai pelayanan di RSUD Cikalongwetan semakin memburuk dan jauh dari standar pelayanan kesehatan yang semestinya diberikan kepada masyarakat.
Keluhan masyarakat banyak bermunculan, terutama di media sosial. Dalam berbagai cuitan di kanal Bandung, warga mengaku mengalami perlakuan yang dinilai tidak manusiawi saat hendak berobat ke rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Tidak sedikit warga yang mengaku pernah ditolak saat hendak berobat. Bahkan, pasien peserta BPJS Kesehatan disebut kerap dipersulit dengan alasan kondisi pasien dianggap tidak sakit, padahal menurut keluarga pasien, kondisi tersebut justru membutuhkan penanganan medis.
Selain itu, sejumlah pasien juga mengeluhkan pelayanan dokter yang dinilai lambat karena dokter belum datang saat pasien membutuhkan pemeriksaan. Proses pengambilan obat pun disebut-sebut kerap dipersulit sehingga menambah ketidaknyamanan bagi pasien yang sedang membutuhkan perawatan.
Keluhan lain juga datang dari pasien yang pernah menjalani rawat inap. Mereka menyoroti fasilitas yang dinilai kurang memadai serta pelayanan yang tidak sesuai dengan standar rumah sakit pada umumnya. Bahkan, kualitas makanan yang diberikan kepada pasien juga menjadi bahan keluhan masyarakat.
Sejak pemberitaan kanalindonesia.com terkait dugaan skandal di RSUD Cikalongwetan dimuat pada Rabu (4/3/2026), banyak warga Cikalongwetan mengaku semakin enggan berobat ke rumah sakit tersebut. Sebagian masyarakat bahkan mengaku menyimpan trauma karena pengalaman buruk saat mendapatkan pelayanan kesehatan.
Situasi ini memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Bandung Barat, khususnya di RSUD Cikalongwetan yang seharusnya menjadi fasilitas rujukan bagi warga sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Cikalongwetan maupun Pemerintah Kabupaten Bandung Barat belum memberikan tanggapan resmi terkait berbagai keluhan masyarakat tersebut. Warga pun berharap ada evaluasi serius serta perbaikan menyeluruh agar pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut kembali berpihak kepada masyarakat. (Fey)

