PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Anggota Komisi V DPR RI, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung realisasi program infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) di Pondok Pesantren (Ponpes) Darrur Rohmah, Desa Gandu, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Selasa (10/3/2026).
Kunjungan ini disambut hangat oleh keluarga besar pesantren. Kehadiran politisi Partai Golkar tersebut bertujuan memastikan bantuan aspirasi berupa sarana sanitasi Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) telah berfungsi dengan baik untuk melayani kebutuhan para santri.
Dalam kunjunganya kali ini, Ali Mufthi juga menyempatkan diri untuk berbagi dengan memberikan santunan kepada santri yatim piatu yang menimba ilmu di Pondok Pesantren darrur Rohmah.

Ali Mufthi menegaskan bahwa pesantren adalah pilar kekuatan bangsa. Ia berkomitmen agar program infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) seperti sanitasi LPK, PISEW, hingga irigasi perpompaan, harus dikerjakan secara swakelola agar manfaatnya kembali kepada warga dan komunitas pesantren.
“Program ini harus dikerjakan sendiri oleh masyarakat, jangan diborongkan ke orang luar. Misinya adalah membantu kebutuhan kelompok masyarakat sekaligus mendorong ekonomi desa,” tegas Ali Mufthi.
Ali Mufthi menekankan pentingnya menjaga relasi yang harmonis antara guru, kiai, dan santri sebagai pondasi kekuatan bangsa. Ia juga menyoroti peran strategis pesantren dalam mencetak pemimpin bangsa yang berintegritas.
Ali Mufthi menyampaikan bahwa keberadaan pesantren adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah pembangunan negara. Ditekankanya, bahwa kecerdasan para tokoh besar sering kali bukan hanya karena kapasitas intelektual, melainkan juga karena faktor keberkahan.
“Saya tidak tahu, apakah beliau-beliau yang hebat itu karena memang basic-nya orang pintar, ataukah karena keberkahannya. Maka menjadi penting di dunia pesantren ini kita ciptakan bagaimana agar relasi guru, ustaz, kiai, dan santri ini dibangun berdasarkan pikiran-pikiran yang jernih,” ujar Ali Mufthi.
Ali Mufthi juga menambahkan bahwa data menunjukkan banyak pemimpin daerah, seperti Bupati dan Wali Kota, yang lahir dari basis pesantren, meskipun tantangan politik transaksional saat ini semakin besar.
Politisi Partai Golkar ini menyatakan bahwa setiap kali berkeliling di Jawa Timur, ia selalu berusaha menyempatkan diri untuk singgah di pondok pesantren. Hal ini dilakukan untuk menjaga silaturahmi sekaligus memohon doa dari para ulama.
“Siapa tahu ada keberkahan dalam kerja sama mengembangkan pondok pesantren. Setiap saya keliling Jawa Timur, saya pasti mampir di salah satu pesantren karena itulah sumber energi dan keberkahan saya,” tuturnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat akselerasi pembangunan infrastruktur di perdesaan sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan di pondok pesantren wilayah Ponorogo.
Ia juga menambahkan bahwa bersilaturahmi ke pondok pesantren adalah sumber energinya dalam menjalankan tugas di parlemen.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darrur Rohmah, Gus Ulil Albab, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian Ali Mufthi terhadap kelengkapan fasilitas di pesantrennya.
Menurutnya, bantuan ini sangat berarti bagi kenyamanan ibadah dan aktivitas belajar 150 santri yang seluruhnya bermukim (mukim) di pondok tersebut.
“Kami mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Darrur Rohmah menghaturkan beribu-ribu terima kasih kepada Bapak Ali Mufthi. Beliau telah membawa aspirasi untuk pondok kami dengan terwujudnya MCK atau sanitasi yang telah terlaksana tahun ini,” ujar Gus Ulil Albab.
Gus Ulil juga berharap agar dukungan ini menjadi wasilah keberkahan bagi semua pihak.

