Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Emil Berpeluang Kembali Pimpin Demokrat Jatim, Posisi Sekretaris bakal Jadi Rebutan

Emil Berpeluang Kembali Pimpin Demokrat Jatim, Posisi Sekretaris bakal Jadi Rebutan

SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Partai Demokrat Jatim direncanakan akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) tahun ini. Yang menarik posisi Sekretaris akan menjadi jabatan terbuka yang layak diperebutkan para kader. Alsanannya posisi Ketua sepertinya masih kokoh milik Emil Dardak.

Minimal sampai saat ini belum ada tanda – tanda ada kader yang berani maju menjadi calon ketua Demokrat Jatim.

Ditemui usai menggelar buka puasa bersama anak yatim dan pengurus DPD Demokrat Jatim, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak mengaku siap kembali memimpin Demokrat Jawa Timur jika memang DPP Partai Demokrat memberi amanah.

“Saya siap jika diberi amanah oleh pertai. Sebagai kader harus siap jika diberi tugas dan menjalankan dengan sepenuh hati. Ini bukan ambisi pribadi tapi karena ini yang terbaik untuk Partai,” kata Emil saat ditanya terkait dirinya yang di gadang – gadang meneruskan kepemimpinan Demokrat Jatim, Kamis (12/3/2026).

Wakil Gubernur Jatim ini mengatakan sebenarnya SK nya masih sampai 2027. Namun soal Musda itu adalah sepenuhnya kewenangan DPP.

“Meskipun SK nya sampai 2027, namun DPP punya kewenangan penuh untuk menentukan kapan melaksanakan Musda , makanya tadi saya ucapkan terima kasih atas dedikasi teman teman dan semua tetak menjadi keluarga besar Demokrat jatim karena ritme irama kita sudah berjalan dengan baik,” ungkap Emil.

Soal banyaknya yang menyebut dirinya punya potensi sangat besar kembali memimpin Demokrat Jatim, Emil mengapresiasi dukungan tersebut.

“Saya tidak bisa bicara begitu , saya mengapresiasi kepada mereka yang sdh memberikan kebaikan opini kepada saya, yang paling berhak untuk menilai adalah DPP. Saya disini hanya menjalankan tugas saja , sampai DPP menentukan kapan Musda akan digelar,” kata Emil.

Sebab soal nama saja, hari ini para pengurus menunggu arahan DPP seperti apa arahannya. Mengingat saat ini mekanimes Musda berbeda dengan Musda sebelumya.

“Memang hari ini mekanisme untuk musda berbeda dibanding dengan yang lalu, ada perubahan AD ART, namun daerah-daerah tetap diberi ruang untuk menyampaikan masukan, tapi DPP juga ikut memutuskan,” jelasnya.

Namun Emil sangat paham bahwa 38 DPC se Jawa Timur kompak memberikan kepercayaan kepada ketua umum Mas AHY menentukan siapa yang terbaik untuk Jatim.

“Untuk memunculkan nama-nama juga nunggu arahan dari DPP. Siapa yang layak memimpin (Demokrat) Jatim,” imbuhnya.

Lantas siapa yang dinilai layak jadi sekretaris jika Emil kembali terpilih menjadi Ketua Demokrat Jatim dan seperti apa kriterianya ?

Emil menegaskan Sekretaris menjadi ranah tim formatur yang nanti dibentuk dan disana ada unsur dari DPP

“Kan nanti ada formatur, Disana juga ada unsur DPP biar nanti ditentukan disana. saya kalau bicara kriteria sekretaris kok ngalangakahi meskipun sebenarnya secara umum ya pasti punya loyalitas kepada Partai. Dedikasi dan kapabilitasnya sudah terbukti. Dan yang paling berhak adalah DPP,” pungkasnya. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita