JOMBANG, KANALINDONESIA.COM: Pengurus Olahraga Domino (Orado) Kabupaten Jombang untuk pertama kalinya menggelar turnamen Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Domino 2026. Ajang ini menjadi langkah awal dalam menjaring bibit atlet potensial dari Kota Santri.
Turnamen yang berlangsung di Warkop Teras Over, Minggu (29/3/2026) sianb, diikuti 16 peserta yang terbagi dalam delapan tim. Meski baru pertama kali digelar, antusiasme peserta terbilang tinggi. Pertandingan berlangsung sengit dengan strategi permainan yang kompetitif dari masing-masing tim.
Ketua OKK Orado Jawa Timur, Dodi Wijaya, yang hadir langsung di lokasi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen tersebut. Ia menilai, kualitas penyelenggaraan hingga kemampuan para peserta sudah cukup baik untuk ukuran turnamen tingkat kabupaten.
“Saya lihat turnamen di Jombang ini sudah sangat bagus. Para pemain juga menunjukkan optimisme dan antusiasme yang tinggi,” ujar Dodi kepada wartawan.
Menariknya, turnamen ini tidak hanya diikuti peserta dewasa, tetapi juga melibatkan kalangan pelajar. Dodi menilai, keterlibatan pelajar menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga domino di daerah.
“Pelajar yang ikut cukup banyak dan antusias. Ini harus terus dibina. Dengan latihan yang disiplin, mereka berpeluang tampil di kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua Orado Jombang, M. Hakam Amarulloh, menjelaskan bahwa Kejurcab ini merupakan bagian dari proses seleksi atlet yang akan mewakili Jombang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 5 April 2026.
Ia berharap, melalui turnamen ini akan lahir atlet-atlet domino unggulan yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Pemenang turnamen ini akan kami kirim untuk mewakili Jombang di Kejurprov Jatim. Selain itu, ini juga menjadi upaya kami dalam mengembangkan dan menjaring atlet, khususnya dari kalangan pelajar,” ujar Hakam.
Dengan digelarnya Kejurcab Domino 2026 ini, Orado Jombang optimistis dapat mendorong perkembangan olahraga domino sekaligus membuka peluang lahirnya atlet profesional dari daerah tersebut.

