JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku untuk tiga hari ke depan, mulai 8 hingga 10 April 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk DKI Jakarta dan Banten, masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai kilat dan angin kencang.
Kondisi cuaca ini dipicu oleh masa peralihan monsun (pancaroba) yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di sepanjang Pulau Sumatera, Jawa bagian barat, Kalimantan, hingga Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung.
Berdasarkan prakiraan berbasis dampak, berikut adalah rincian wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan:
Kategori SIAGA (Hujan Lebat – Sangat Lebat):
8 April: Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan.
9 April: Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan.
10 April: Sebagian besar wilayah Jawa bagian tengah dan timur, serta Kalimantan Barat.
Kategori WASPADA (Hujan Sedang – Lebat):
Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua Barat.
Peringatan Angin Kencang:
Wilayah Papua dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang atau kerusakan atap bangunan.
Imbauan Keselamatan dari BMKG
Kepala BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang namun waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah bantaran sungai atau lereng perbukitan. “Kami meminta warga untuk rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal media sosial resmi untuk mendapatkan data real-time hingga tingkat kecamatan,” tulis pihak BMKG dalam keterangannya.
Selain ancaman banjir, masyarakat juga diminta mengantisipasi potensi petir dengan tidak berlindung di bawah pohon atau papan reklame saat hujan deras mulai turun.

