Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JATIM

Tempati Peringkat Teratas Survey Poltracking Indonesia, Gerindra Jatim Sebut sebagai Refleksi Kepercayaan Rakyat pada Prabowo

Tempati Peringkat Teratas Survey Poltracking Indonesia, Gerindra Jatim Sebut sebagai Refleksi Kepercayaan Rakyat pada Prabowo

SURABAYA KANALINDONESIA.COM – Menempati posisi teratas Hasil survei nasional Lembaga Survei Poltracking Indonesia , Gerindra Jatim menyebut capaian ini adalah refleksi kepercayaan publik kepada pemerintah yang dipimpin oleh Prabowo sebagai Ketua Umuk Partai Gerindra.

Hal ini dikatakan Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPD Gerindra Jawa Timur, Hidayat Masseaji.
Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini mengatakan rakyat menilai partai sudah menjalankan program utama yang menyentuh kerakyatan secara on the track pasangan Prabowo Gibran.

Sebagai catatan, sesuai hasil survei yang dilakukan pada awal Maret 2026, elektabilitas Partai Gerindra tercatat sebesar 26,1 persen, disusul PDI Perjuangan 15,4 persen dan Partai Golkar 9 persen.

Ia menilai, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan saat ini menjadi faktor penting yang mendorong meningkatnya elektabilitas partai.

“Ini amanah bagi kami, kami akan terus berbenah diri, dan berperan untuk masyarakat. Semua kader partai kita akan semakin berkerja keras mambuat masyarakat tersenyum, dan sejahterah,” ungkap Hidayat, Rabu (15/04/2026).

Ini kata Hidayat juga terlihat dari kepuasan atas program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, yang meraih angka 36,5 persen responden. Artinya
program tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Meski mendapat dukungan luas, program MBG tetap harus berbenah atas sejumlah persoalan yang muncul yang harus segera dibenahi agar menjadi lebih bagus.

“Kita menyadari masih ada kekurangan. Ini PR yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Salah satunya adalah, masih adanya kasus keracunan makanan akibat standar yang belum sepenuhnya terpenuhi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Ada yang keracunan makanan, belum standar,” katanya.

Tapi menurutnya, langkah ini sudah pula dilakukan oleh pemerintah untuk menunjukkan keseriusan dalam melakukan perbaikan melalui langkah pengawasan yang lebih ketat.

“Pemerintah telah menyiapkan satgas untuk melakukan pengawasan, sehingga saat ini di Jawa Timur sudah ada 1000 lebih dapur SPPG yang di-suspend,” terangnya.

Langkah tersebut, lanjut Hidayat, menjadi bukti bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam merespons berbagai temuan di lapangan.

“Ini bukti pemerintah serius dalam melakukan perbaikan, dan ini yang diapresiasi oleh masyarakat,” pungkasnya.

Survei Poltracking Indonesia sendiri dilakukan melalui wawancara tatap muka langsung pada 2 hingga 8 Maret 2026. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.220 orang.

Survei ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Nang

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita