Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Asep Dedi Gandeng Mahasiswa Bandung Barat Perkuat Pengawasan Pemerintahan di Era Digitalisasi

Asep Dedi Gandeng Mahasiswa Bandung Barat Perkuat Pengawasan Pemerintahan di Era Digitalisasi

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Dedi, mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab sebagai sarana mengawal kebijakan pemerintah.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (P3D) yang digelar di Gedung PGRI Kabupaten Bandung Barat, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan berlangsung interaktif dan dihadiri puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kembara serta perwakilan Dulur-Dulur Keluarga Mahasiswa Bandung Barat. Suasana diskusi berlangsung hangat, penuh antusias, dan sarat gagasan kritis dari generasi muda.

Dalam sambutannya, Asep Dedi menegaskan bahwa mahasiswa merupakan ujung tombak perubahan yang memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan.

“Teknologi informasi jangan hanya digunakan untuk hiburan. Jadikan ruang digital sebagai tempat untuk mengkaji isu-isu daerah maupun nasional, sekaligus melatih nalar kritis sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Menurut Asep Dedi, di tengah derasnya arus digitalisasi, mahasiswa dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, baik hard skill maupun soft skill. Ia menekankan bahwa generasi muda harus mampu menjadi produsen informasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

“Era digital tidak bisa kita hindari. Tugas kita bersama adalah memastikan teknologi dimanfaatkan untuk hal-hal yang produktif dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Ketua Umum DPP Kembara menyambut positif arahan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi mahasiswa saat ini, khususnya dalam menghadapi banjir informasi dan disinformasi di media sosial.

“Pak Asep Dedi memberikan wawasan baru bahwa mahasiswa bisa memanfaatkan ruang digital untuk mengkritisi kebijakan pemerintah secara konstruktif,” ungkapnya.

Selama dua jam, forum berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab interaktif. Para mahasiswa aktif mengangkat berbagai isu, mulai dari digitalisasi pelayanan publik hingga peran generasi muda dalam mengawasi jalannya pemerintahan melalui media sosial yang sehat dan edukatif.

Asep Dedi berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin agar sinergi antara DPRD dan mahasiswa di Kabupaten Bandung Barat semakin kuat dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita