SURABAYA, KANALINDONESIA: Posisi Terminal Teluk Lamong sebagai salah satu simpul logistik internasional di Indonesia Timur semakin menguat. Hal ini ditandai dengan kedatangan perdana MV Cosco Haifa yang membawa layanan pelayaran internasional milik COSCO Shipping Lines.
Kapal sepanjang 261 meter dengan kapasitas 4.250 TEUs tersebut melakukan aktivitas bongkar muat lebih dari seribu TEUs saat bersandar di terminal. Kehadiran layanan baru ini menambah konektivitas Terminal Teluk Lamong dengan berbagai pelabuhan utama di Tiongkok.
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, yang hadir menyambut langsung kedatangan kapal tersebut menyampaikan bahwa masuknya layanan COSCO menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan perusahaan pelayaran internasional terhadap kualitas layanan dan kinerja operasional Terminal Teluk Lamong.
“Kehadiran layanan COSCO merupakan milestone penting bagi Terminal Teluk Lamong. Selain memperkuat konektivitas perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok, layanan ini juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelayaran global terhadap keandalan operasional, produktivitas, dan kualitas layanan yang kami berikan,” ujar David. Kamis (04/06).
Menurut David, pertumbuhan arus peti kemas internasional yang melampaui 90 persen hingga Mei 2026 menunjukkan semakin kuatnya posisi Terminal Teluk Lamong sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional di Indonesia Timur.
“Pertumbuhan ini tidak terjadi secara kebetulan. Ini merupakan hasil dari peningkatan kualitas layanan, optimalisasi operasional, serta kolaborasi yang kuat dengan para pengguna jasa dan perusahaan pelayaran global yang terus mempercayakan layanannya kepada Terminal Teluk Lamong,” tambahnya.
Sementara itu, Owner Representative COSCO Shipping Lines Surabaya, Yan Richard Ruiqiang, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin dengan Terminal Teluk Lamong serta kinerja layanan yang diberikan selama ini.
“Kami melihat Terminal Teluk Lamong terus menunjukkan perkembangan yang sangat positif, baik dari sisi operasional maupun komersial. Keandalan pelayanan, produktivitas bongkar muat, ketersediaan fasilitas, serta responsivitas tim manajemen menjadi faktor penting yang membangun kepercayaan kami untuk terus mengembangkan kerja sama bersama Terminal Teluk Lamong,” ujar Yan Richard Ruiqiang.
Menurutnya, pertumbuhan volume internasional yang dicapai Terminal Teluk Lamong menunjukkan bahwa terminal ini semakin dipercaya oleh pasar dan mampu memenuhi kebutuhan perusahaan pelayaran global yang mengutamakan kepastian layanan, efisiensi operasional, serta konektivitas jaringan logistik.
“Kami mengapresiasi komitmen Terminal Teluk Lamong dalam menjaga standar layanan yang tinggi. Dengan dukungan infrastruktur yang modern serta hubungan kerja yang baik dengan para pengguna jasa, kami optimistis kerja sama antara COSCO Shipping dan Terminal Teluk Lamong akan terus berkembang di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Kapten MV Cosco Haifa, Yan Junming, turut menyampaikan apresiasinya atas kelancaran pelayanan yang diberikan selama kunjungan perdana kapal tersebut di Terminal Teluk Lamong.
“Kami merasakan proses pelayanan yang berjalan dengan baik sejak kapal tiba hingga pelaksanaan kegiatan bongkar muat. Dukungan tim operasional yang profesional, fasilitas terminal yang memadai, serta koordinasi yang efektif memberikan pengalaman yang sangat positif bagi kami selama berada di Terminal Teluk Lamong,” ujar Yan Junming.
Menanggapi hal tersebut, David menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan COSCO Shipping Lines kepada Terminal Teluk Lamong.

