BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Bandung Barat periode 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi tonggak baru bagi perjalanan PKB di Bandung Barat dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas perjuangan politik kerakyatan.
Pengumuman kepengurusan dilakukan secara resmi melalui agenda penetapan yang digelar secara virtual dan dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, Sekretaris DPW PKB Jawa Barat Acep Jamaludin, serta Bendahara DPW PKB Jawa Barat M. Nur Ainul Yaqin.
Berdasarkan keputusan tersebut, Sandi Supyandi, S.Kom.I., M.H. ditetapkan sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat periode 2026–2031. Sementara posisi Sekretaris dipercayakan kepada Wendi Sukmawijaya, dan jabatan Bendahara diamanahkan kepada Moh. Irfan Jauhari, A.M.
Penetapan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur partai, meningkatkan kaderisasi, serta memperluas peran PKB dalam mengawal pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bandung Barat.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus baru juga menyampaikan apresiasi kepada Asep Dedi yang telah memimpin DPC PKB Kabupaten Bandung Barat selama dua periode, yakni 2018–2021 dan 2021–2026.
Di bawah kepemimpinannya, PKB dinilai berhasil memperkuat kelembagaan partai, meningkatkan konsolidasi kader, serta memperkokoh posisi politik partai di tengah masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat terpilih, Sandi Supyandi, menegaskan bahwa berbagai capaian yang telah diraih pada periode sebelumnya menjadi modal penting untuk melanjutkan perjuangan partai ke depan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kang Bro Asep Dedi atas dedikasi, pengabdian, dan kerja kerasnya selama memimpin DPC PKB Kabupaten Bandung Barat. Fondasi organisasi yang telah dibangun akan menjadi bekal berharga bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan dan memperkuat capaian yang telah dirintis,” ujar Sandi.
Menurutnya, amanah yang diberikan oleh DPP PKB bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk memperkuat perjuangan politik kebangsaan dan kerakyatan yang menjadi ruh perjuangan PKB.
Sandi juga mengajak seluruh elemen partai, mulai dari pengurus DPC, DPAC di 16 kecamatan, DPRt di 165 desa, para ulama, kiai, hingga tokoh masyarakat untuk kembali merapatkan barisan dan membangun kekuatan bersama menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan daerah.
“Kemenangan tidak pernah diraih secara individu. Kemenangan hanya bisa dicapai melalui kerja kolektif, gotong royong, dan semangat pengabdian kepada umat serta masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sandi menekankan bahwa periode 2026–2031 harus menjadi era kebangkitan baru bagi PKB Kabupaten Bandung Barat. Ia menargetkan penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput, perluasan kaderisasi, peningkatan kedekatan dengan masyarakat, serta penguatan peran PKB sebagai rumah besar bagi seluruh elemen umat.
Selain itu, kepengurusan baru berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan masyarakat, mulai dari peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi kerakyatan, pelayanan publik, pendidikan, manajemen organisasi modern, hingga pemberdayaan generasi muda.
Dengan telah ditetapkannya kepengurusan baru oleh DPP PKB, DPC PKB Kabupaten Bandung Barat diharapkan semakin solid dalam melakukan konsolidasi internal, memperluas basis dukungan masyarakat, serta menjadi kekuatan politik yang mampu mengawal pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan rakyat secara berkelanjutan.
Redaksi ; Fey

