Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL SURABAYA

Pelindo Marine Sukses Kawal Kedatangan Alat Bongkar Muat Modern di Tanjung Perak dan Belawan

Pelindo Marine Sukses Kawal Kedatangan Alat Bongkar Muat Modern di Tanjung Perak dan Belawan

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM : Komitmen memperkuat efisiensi logistik nasional terus ditunjukkan PT Pelindo Marine Service melalui pengawalan optimal pada proses kedatangan puluhan alat bongkar muat modern di berbagai pelabuhan strategis Indonesia.

Dukungan tersebut direalisasikan lewat penyiapan armada kapal tunda berdaya dorong tinggi guna memastikan proses penundaan serta penyandaran unit alat berat termasuk QCC dan RTG berlangsung aman, lancar, dan tepat waktu.

Sebagai bagian dari proses distribusi alat berat melalui jalur laut, Pelindo Marine berperan memastikan kelancaran proses penundaan dan penyandaran kapal pengangkut QCC dan RTG
sehingga seluruh tahapan pemindahan, bongkar, hingga penempatan peralatan dapat berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar keselamatan operasional.

Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Elvin Syah Putra,
mengatakan keberhasilan penyandaran QCC di Belawan dan Surabaya didukung oleh kesiapan armada. Dalam kegiatan tersebut, Kapal Tunda KT. Hang Tuah II dan KT. Hang Tuah III berkekuatan 2.000 HP mendukung proses penundaan di Belawan, sementara KT. Jayanegara 305 berkekuatan 3.000 HP memimpin penundaan di Tanjung Perak.

“Selain didukung armada
yang andal, kami juga memastikan kompetensi personel untuk menjamin kelancaran operasional
serta menghadirkan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan tepat waktu,” ujar Elvin. Selasa (28/07).

Peningkatan kapasitas pelabuhan melalui pembaruan alat dan fasilitas juga mendapat perhatian
dari pelaku industri pelayaran nasional.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Indonesia National Shipowners’ Association (INSA), Carmelita Hartoto, menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menjawab pertumbuhan arus barang yang terus meningkat.

“Dukungan infrastruktur, peralatan dan sistem operasi pelabuhan, harus terus diperbarui agar distribusi logistik nasional lebih optimal,” ungkapnya.

Penambahan QCC dan RTG di Belawan yang akan dioperasikan oleh PT Prima Multi Terminal (PMT) diharapkan mampu meningkatkan produktivitas terminal serta mempercepat layanan peti kemas.

Direktur Operasi dan Teknik PT Prima Multi Terminal, Wahyudi, mengatakan, Penambahan QCC dan RTG ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi pertumbuhan volume peti kemas di Belawan.

“Dengan dukungan peralatan yang lebih modern,
kami optimistis dapat meningkatkan produktivitas terminal serta mempercepat pelayanan kapal
dan kargo,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PT Terminal Petikemas Surabaya, Topo Sapto Nugroho, menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas terminal dilakukan melalui modernisasi peralatan dan
optimalisasi aset.

“Selain mendatangkan peralatan baru untuk meningkatkan produktivitas dan keandalan operasional, kami juga melakukan relokasi dua unit QCC dari TPS ke Terminal Petikemas Berlian sebagai bagian dari upaya optimalisasi kapasitas layanan dan penguatan kesiapan menghadapi pertumbuhan arus peti kemas,” jelasnya.

Kolaborasi Pelindo Marine bersama operator terminal di Tanjung Perak dan Belawan tidak hanya mendukung peningkatan efisiensi logistik nasional serta daya saing pelabuhan Indonesia, tetapi
juga diperkuat melalui rencana kedatangan bertahap sebanyak 39 unit alat bongkar muat baru.

Penambahan peralatan tersebut diharapkan semakin meningkatkan kualitas layanan terminal peti kemas di sejumlah pelabuhan utama di Indonesia. (SNT)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita