Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

BPK dan Pemkab Ponorogo Pastikan Kelanjutan Pembangunan Monumen Reog Sampung

BPK dan Pemkab Ponorogo Pastikan Kelanjutan Pembangunan Monumen Reog Sampung

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM: Pembangunan proyek strategis Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, dipastikan tetap terus dilanjutkan. Kepastian ini didapatkan setelah adanya evaluasi serta dukungan penuh dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, menegaskan bahwa perbaikan-perbaikan hasil evaluasi tidak berada di area yang fundamental. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk menghadirkan pemerataan pembangunan dan mendorong perekonomian masyarakat.

“Pembangunan ini menandakan kehadiran pemerintah, baik pusat maupun daerah. Menampilkan sinergi nyata bagaimana mengembangkan bukan hanya potensi budaya, tetapi juga wujud pemerataan pembangunan. Pembangunan tak ada yang langsung sempurna, pasti ada perbaikan. Tapi pada prinsipnya, perbaikan itu bukan di area yang fundamental. Setelah perbaikan dipenuhi, pembangunan bisa dilanjutkan kembali,” ujar Nyoman usai mengikuti Merdeka Run 2026, Sabtu(22/8/2026).

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus melihat dari sisi positif demi kemajuan bersama dan mendukung keberlanjutan proyek tersebut.

“Kita harus melihat sisi positifnya. Kalau selalu melihat sisi negatif, tidak akan ada yang maju. Pembangunan itu proses belajar. Yang penting ada semangat, niat, dan komitmen untuk tata kelola yang baik, manfaatnya nyata buat masyarakat, serta uang negara dirasakan hasilnya. Proyek Monumen Reog ini harus jadi,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan komitmen Pemkab Ponorogo untuk terus mengupayakan dukungan anggaran dari berbagai tingkatan agar proyek ikonik tersebut diselesaikan secara optimal.

“Anggaran kita support dari semua pihak, baik pusat maupun provinsi akan kita tindak lanjuti kembali. Kita sedang menyelesaikan apa yang kemarin menjadi evaluasi dari BPK. Progresnya tentu harus tetap ada, karena sayang sekali ini sudah berdiri dengan biaya yang besar dan akan menjadi ikon Ponorogo ke depan,” tutur Lisdyarita.

Dengan adanya evaluasi yang telah ditindaklanjuti serta komitmen lintas sektor, Monumen Reog dan Museum Peradaban Sampung diharapkan segera rampung dan menjadi destinasi wisata budaya unggulan yang mampu membangkitkan perekonomian daerah.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita