Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Tekno

Perkembangan Teknologi Handphone 2026: AI, 5G, dan Ponsel Lipat Jadi Tren Baru

Perkembangan Teknologi Handphone 2026: AI, 5G, dan Ponsel Lipat Jadi Tren Baru

JAKARTA, KANALAINDONESIA.COM: Perkembangan teknologi handphone atau telepon pintar memasuki fase baru pada 2026. Produsen tidak lagi hanya berlomba meningkatkan kemampuan kamera, kapasitas baterai, atau kecepatan prosesor, tetapi mulai menjadikan kecerdasan buatan (AI), konektivitas 5G, perangkat lipat, dan kemampuan pemrosesan langsung di perangkat sebagai bagian penting dari pengalaman pengguna.

International Data Corporation (IDC) mencatat pasar smartphone global menghadapi tekanan besar pada 2026. Dalam proyeksi terbaru yang dirilis Agustus 2026, IDC memperkirakan pengiriman smartphone dunia turun 16,7 persen menjadi sedikit di atas 1 miliar unit. IDC menyebut kelangkaan komponen memori sebagai salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga perangkat.

Meski jumlah pengiriman menurun, nilai pasar smartphone justru diperkirakan meningkat. IDC memperkirakan nilai pasar smartphone global pada 2026 mencapai sekitar 613 miliar dolar AS atau tumbuh 6,3 persen. Harga jual rata-rata smartphone juga diproyeksikan naik 27,6 persen menjadi sekitar 581 dolar AS. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa industri smartphone mulai bergerak menuju perangkat dengan kemampuan lebih tinggi dan harga yang semakin mahal.

Salah satu perubahan paling menonjol terlihat dari pemanfaatan kecerdasan buatan. IDC mencatat bahwa produsen mulai merancang perangkat dengan AI sejak tahap awal pengembangan, bukan sekadar menambahkan fitur AI sebagai pelengkap. Teknologi tersebut memungkinkan handphone memahami konteks penggunaan, membantu menyelesaikan tugas, mengolah informasi, serta memberikan layanan yang lebih personal kepada pengguna.

Kemampuan AI juga mendorong perubahan pada perangkat keras. Handphone generasi baru membutuhkan prosesor dengan kemampuan pemrosesan AI yang lebih tinggi, kapasitas memori yang lebih besar, serta sistem penyimpanan yang mampu menangani berbagai model dan aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Perkembangan tersebut membuat komponen memori menjadi semakin penting dalam menentukan kemampuan sekaligus harga sebuah smartphone.

Selain AI, teknologi 5G terus menjadi bagian penting dalam perkembangan smartphone. Koneksi berkecepatan tinggi memungkinkan pengguna menjalankan layanan berbasis cloud, konferensi video, permainan daring, streaming beresolusi tinggi, hingga aplikasi berbasis AI dengan latensi yang lebih rendah, meskipun manfaatnya tetap bergantung pada ketersediaan jaringan di masing-masing wilayah.

Perkembangan teknologi layar juga terus berlangsung. Produsen semakin banyak mengembangkan layar OLED dengan kualitas gambar yang lebih tinggi, konsumsi energi yang lebih efisien, serta desain dengan bezel yang semakin tipis. Pada saat yang sama, ponsel lipat terus mendapat perhatian karena menawarkan layar berukuran lebih besar dalam perangkat yang tetap mudah dibawa.

Counterpoint Research memperkirakan harga jual rata-rata smartphone lipat secara global meningkat 18 persen pada 2026. Peneliti juga mencatat perangkat lipat dengan desain seperti buku semakin dominan dan mulai diarahkan untuk mendukung aktivitas multitugas, termasuk penggunaan aplikasi berbasis AI.

Perkembangan kamera juga tetap menjadi salah satu arena persaingan produsen. Teknologi sensor yang lebih besar, stabilisasi gambar, pemrosesan fotografi berbasis AI, serta kemampuan merekam video berkualitas tinggi membuat smartphone semakin mampu menggantikan kamera khusus untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Di sisi baterai, produsen terus mencari keseimbangan antara kapasitas, kecepatan pengisian, efisiensi prosesor, dan ketahanan perangkat. Peningkatan kemampuan AI dan konektivitas berkecepatan tinggi membuat efisiensi energi semakin penting agar pengguna tetap dapat menggunakan berbagai fitur tanpa harus sering mengisi ulang baterai.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita