SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Sebanyak 20 mahasiswa berprestasi Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya menerima beasiswa dari Bank Jatim dengan total nilai Rp50 juta. Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung dalam acara Wisuda ke-46 Program Sarjana dan Pascasarjana UWP Tahun 2026 di Dyandra Convention Centre Surabaya, Sabtu (17/10/2026).
Rektor UWP Surabaya, Dr. Budi Endarto, S.H., M.Hum., mengatakan pemberian beasiswa tersebut merupakan salah satu upaya dan terobosan kampus untuk menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah kondisi perekonomian saat ini.
“Pemberian beasiswa ini sebagai salah satu kreativitas dan terobosan UWP menyikapi kondisi perekonomian seperti sekarang ini agar pendidikan yang bagus dan berkelanjutan bagi mahasiswa tetap berjalan baik,” kata Budi seusai mewisuda 395 mahasiswa program sarjana (S1).
Menurut Budi, program beasiswa yang bersumber dari dana *corporate social responsibility* (CSR) Bank Jatim tersebut telah berjalan selama delapan tahun. Kerja sama itu menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia Indonesia di lingkungan perguruan tinggi.
Ia mengapresiasi kepedulian Bank Jatim terhadap mahasiswa berprestasi UWP. Dukungan tersebut dinilai berperan dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan Bank Jatim. Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga suntikan semangat bagi mahasiswa kami untuk terus mengukir prestasi. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi dunia industri lainnya,” ungkapnya.
Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan Cabang Bank Jatim HR Muhammad, Dian Ibriyanti, kepada Rektor UWP Surabaya. Selanjutnya, beasiswa tersebut diteruskan kepada perwakilan mahasiswa penerima.
Dukungan Bank Jatim itu menambah bantuan pendidikan yang diterima mahasiswa UWP melalui program Pemuda Tangguh Pemerintah Kota Surabaya. Sebanyak 37 mahasiswa UWP dan delapan mahasiswa baru juga memperoleh beasiswa dari pemerintah kota.
Selain mendukung mahasiswa melalui program beasiswa, UWP memperkuat komitmennya dalam mewujudkan konsep *Diktisaintek Berdampak* yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Budi mengatakan, seluruh sivitas akademika didorong untuk memperkuat budaya ilmiah dan membangun ekosistem inovasi berbasis riset. Hasil penelitian diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diterapkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat maupun pelaku industri.
Menurut dia, arah kebijakan Kemdiktisaintek saat ini tidak hanya mendorong publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi. Hasil riset dan inovasi perguruan tinggi juga diarahkan untuk memperoleh perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), terutama melalui pendaftaran paten.
Budi menyebutkan, saat ini terdapat 11 dosen UWP yang telah mengajukan pendaftaran paten dan paten sederhana. Dari jumlah tersebut, dua pengajuan telah berstatus *granted*, sedangkan sembilan lainnya masih menjalani proses pemeriksaan lanjutan dan distribusi persetujuan.
Dua pengajuan paten yang telah berstatus *granted* tersebut tercatat atas nama Prof. Dr. Nugroho Mardi Wibowo dan Hasan Abdullah, S.T., M.M.T.
“Di UWP, ada 11 dosen yang telah mengajukan pendaftaran paten dan paten sederhana, dua di antaranya sudah berstatus *granted* dan sembilan ajuan masih dalam proses pemeriksaan lanjutan dan distribusi approval. Kedua ajuan paten tersebut atas nama Prof. Dr. Nugroho Mardi Wibowo dan Hasan Abdullah ST. MM.T.,” tutur Budi.
Rangkaian Wisuda ke-46 UWP Tahun 2026 berlanjut pada Minggu (18/10/2026), dengan pelaksanaan wisuda bagi 101 mahasiswa program pascasarjana (S2) di lokasi yang sama. Sebelumnya, pada Sabtu (17/10/2026), kampus tersebut mewisuda 395 mahasiswa program sarjana (S1).

