INDRAMAYU, KANALINDONESIA.COM – Batik Complongan, aneka makanan ringan, hingga kerajinan berbahan daur ulang sampah anorganik menjadi produk yang diperkenalkan Rumah UMKM Teras Balongan untuk menjangkau pasar lebih luas. Melalui berbagai produk kreatif tersebut, pelaku usaha binaan PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan berupaya meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.
Upaya memperluas pemasaran itu dilakukan melalui keikutsertaan dalam Indramayu Expo 2026 yang berlangsung pada 8–20 Oktober 2026. Pameran tersebut menjadi ruang bagi anggota Rumah UMKM Teras Balongan untuk memperkenalkan produk, berinteraksi langsung dengan konsumen, serta membuka peluang penjualan baru.
Beragam produk yang ditampilkan mencerminkan potensi usaha masyarakat Indramayu. Selain makanan ringan, terdapat Batik Complongan yang menjadi salah satu identitas kerajinan khas daerah. Kerajinan berbahan sampah anorganik juga menarik perhatian karena menunjukkan kreativitas pelaku usaha dalam mengolah material bekas menjadi produk bernilai ekonomi.
Bagi pelaku UMKM, kesempatan mengikuti pameran menjadi bagian dari upaya membangun usaha yang lebih berkelanjutan. Produk yang sebelumnya dikenal di lingkungan terbatas diharapkan dapat menjangkau konsumen baru melalui promosi dan pemasaran yang lebih luas.
Rumah UMKM Teras Balongan sendiri merupakan kelompok usaha binaan program Community Involvement and Development (CID) atau tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Kilang Pertamina Balongan.
Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Pertamina Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, mengatakan fasilitasi pameran menjadi salah satu langkah perusahaan untuk membantu UMKM binaan memperluas jangkauan pemasaran.

“Pameran ini tentunya memberikan kesempatan bagi UMKM binaan Kilang Balongan untuk berinteraksi langsung dengan konsumen agar promosi yang dilakukan bisa mendongkrak omzet penjualan,” ujar Andromedo.
Menurutnya, Kilang Pertamina Balongan secara rutin memberikan kesempatan kepada UMKM binaan untuk mengikuti pameran di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mendorong pelaku UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas.
Dukungan Pemasaran Tak Berhenti di Pameran
Pengembangan UMKM tidak hanya dilakukan melalui kegiatan promosi. Kilang Pertamina Balongan juga memfasilitasi Rumah UMKM Teras Balongan dengan menyediakan toko di Jalan Raya Sukaurip Nomor 16, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
Toko tersebut menjadi salah satu pusat penjualan oleh-oleh khas Indramayu. Berbagai produk tersedia, antara lain rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi dengan harga terjangkau.
Keberadaan toko memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk secara berkelanjutan. Dengan demikian, pemasaran tidak hanya bergantung pada pameran atau kegiatan promosi yang berlangsung pada waktu tertentu.
Ketua Rumah UMKM Teras Balongan, Mahani, menyambut positif dukungan yang diberikan kepada kelompoknya. Ia menilai akses promosi dan fasilitas pemasaran berperan penting dalam membantu pelaku usaha kecil memperkenalkan produk sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Keikutsertaan Teras Balongan pada Indramayu Expo ini merupakan kesempatan yang baik sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, menjadikan UMKM sebagai pilar ekonomi yang tangguh dan mandiri, serta mendorong masyarakat lebih sejahtera,” tutur Mahani.
Ia menjelaskan, pendampingan melalui program CSR Kilang Pertamina Balongan memberikan manfaat bagi anggota kelompok. Dukungan tersebut mencakup pelatihan pengolahan makanan, pembinaan usaha, penyediaan fasilitas perdagangan, hingga pelatihan pemasaran digital.
Pemasaran Digital Jadi Bekal Pengembangan Usaha

