Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL PONOROGO

Aplikasi OMDIS Poltekkes Malang Prodi Ponorogo Raih Juara 1 Inotek Award 2026

Aplikasi OMDIS Poltekkes Malang Prodi Ponorogo Raih Juara 1 Inotek Award 2026

PONOROGO, KANALINDONESIA.COM:  Inovasi perpustakaan digital yang dikembangkan Poltekkes Kemenkes Malang Program Studi D3 Keperawatan Ponorogo berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Aplikasi OMDIS (Online Mesh and DDC Integrated System) meraih Juara 1 Ponorogo Inotek Award 2026 kategori Pendidikan Tinggi yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Ponorogo.

Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah, piagam penghargaan, dan piala dilaksanakan dalam malam penganugerahan dan penutupan Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 di panggung utama Alun-Alun Ponorogo, Jumat (6/11/2026).

Atas keberhasilan tersebut, tim pengembang OMDIS berhak menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp7,5 juta, disertai piagam penghargaan dan piala sebagai bentuk apresiasi atas inovasi yang dihasilkan.

Ketua Program Studi D3 Keperawatan Ponorogo, Endang Purwaningsih, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa OMDIS merupakan karya inovasi yang dikembangkan oleh pustakawan Prodi D3 Keperawatan Ponorogo, Wijaya Hardianti, S.I.Pust.

Menurut Endang, dirinya turut terlibat dalam seleksi tahap kedua, yakni presentasi final. Keterlibatan tersebut merupakan bentuk dukungan pimpinan program studi terhadap kebijakan dan upaya pengembangan aplikasi OMDIS.

Endang berharap keberhasilan meraih Juara 1 tingkat Kabupaten Ponorogo menjadi momentum untuk terus menyempurnakan dan memperluas pemanfaatan aplikasi tersebut.

“Dengan prestasi yang telah dicapai sebagai Juara 1 tingkat kabupaten, diharapkan OMDIS terus dikembangkan, disempurnakan, dan dimanfaatkan lebih luas, baik oleh institusi pendidikan, dinas terkait, maupun masyarakat,” ungkap Endang.

Ia menambahkan, pengembangan OMDIS tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan internal perguruan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan perpustakaan kepada masyarakat.

“Sehingga peran perguruan tinggi dalam memberikan pelayanan perpustakaan bisa dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Endang mengungkapkan bahwa saat ini pemanfaatan OMDIS telah menjangkau empat Poltekkes Kemenkes di Indonesia serta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan.

Ke depan, pihaknya berharap aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan lebih luas oleh berbagai institusi pendidikan tinggi, dinas kearsipan dan perpustakaan, hingga masyarakat umum.

“Jangka panjangnya tentu bisa digunakan oleh seluruh perguruan tinggi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, serta masyarakat luas,” jelasnya.

Ponorogo Inotek Award 2026 merupakan ajang kompetisi sekaligus apresiasi Pemerintah Kabupaten Ponorogo terhadap kreativitas dan inovasi yang dikembangkan masyarakat, lembaga pendidikan, maupun unsur pemerintahan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Ponorogo mendorong lahirnya berbagai terobosan baru berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang memiliki nilai manfaat serta dapat mendukung pembangunan daerah.

Dalam pelaksanaan Inotek Award 2026, sebanyak 34 peserta mengikuti tahapan presentasi di hadapan dewan juri. Para peserta memaparkan inovasi masing-masing untuk mendapatkan penilaian berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan penyelenggara.

Proses penjurian melibatkan enam orang yang berasal dari berbagai unsur, yakni satu orang dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Timur, dua orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, dua orang akademisi, serta satu orang perwakilan media.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menghadirkan perspektif penilaian yang beragam, mulai dari aspek pengembangan teknologi, penerapan inovasi, manfaat, hingga kontribusinya terhadap pembangunan daerah.

Ponorogo Inotek Award 2026 menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 yang berlangsung pada 3–6 November 2026 di kawasan Alun-Alun Ponorogo.

Selain kompetisi inovasi, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah agenda pendukung, di antaranya Inotek Expo, bazar UMKM, Festival Musik Remaja, serta pemberian penghargaan kepada wajib pajak.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita