Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL CIREBON

Bocah 13 Tahun Depresi Akibat Handphone dan Sepeda Miliknya Dijual Ibunya, Begini Kesaksian Kepala Sekolah

Bocah 13 Tahun Depresi Akibat Handphone dan Sepeda Miliknya Dijual Ibunya, Begini Kesaksian Kepala Sekolah

CIREBON, KANALINDONESIA.COM: Belakangan ini media sosial diramaikan dengan video seorang anak lelaki berusia 13 tahun yang sedang menangis meronta-ronta, diduga lantaran alami depresi berat.

Bocah kelas 6 SD berinisial A asal Cirebon, Jawa Barat itu diketahui sudah mengalami depresi berat sejak 10 bulan yang lalu, usai sang ibu menjual ponsel yang dibelinya dengan uang hasil menabung bertahun-tahun.

Kepala SDN Sidamulya Kota Cirebon, Lis Trisniatin memberikan kesaksian mengenai A (13) bocah yang alami depresi setelah sepeda dan handphone miliknya dijual oleh sang ibu, SA(38). Diketahui bahwa handphone dan sepeda tersebut dibeli dari hasil menabungnya A (13) selama bertahun-tahun.

Menurut Lis, keseharian bocah ini cukup baik sebelum kejadian saat HP dan sepeda miliknya dijual sang ibu.

”tergolong tidak nakal lah ya, ke teman-temannya juga baik serta ketika pelajaran juga bisa mengikuti” ujar Lin, Jumat (17/5/2024).

Lis menambahkan perubahan A (13) ini terjadi saat mulai masuk kelas 6, ketika kelas 6 ia sering tidak masuk sekolah. Sehingga adanya hal tersebut mengharuskan pihak sekolah untuk memanggil orang tua A (13) untuk memberikan penjelasan.

“baru datang kesini sudah marah-marah dan tidak terkontrol emosinya,” ungkap Lis.

Lis menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus men-suport anak ini, dan berpesan kepada ibunya supaya tidak memarahi dengan membentak serta untuk mengendalikan emosi untuk kesehatan sikologis sang anak.

”Pihak sekolah tetap men-suport anak tersebut. saya juga selalu memberikan arahan kepada ibunya dengan melakukan kunjungan ke rumahnya untuk menjelaskan bagaimana menangani sang anak saat dirumah,” pugkasnya.

Luk-A.

 

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita