Edy Mukti Wibowo Pelaksana Proyek PN Surabaya Dituntut 2,6 Tahun Penjara

- Editor

Senin, 25 Maret 2024 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, KANALINDONESIA.COM: Edy Mukti Wibowo, terdakwa kasus pengerjaan proyek dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Furkon Adi Hermawan dengan pidana 2 tahun 6 bulan penjara. Terdakwa Edy merupakan pelaksana pekerjaan proyek, salah satunya renovasi/pengecatan Gedung Pengadilan Negeri Surabaya tahap I dan II.

Jaksa berkantor di Kejasaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menyatakan perbuatan terdakwa Edy Mukti Wibowo terbukti bersalah sebagaimana dengan Pasal 372 KUHP, tentang penggelapan.

Baca Juga :  Bus Pahala Kencana Terbakar Hebat di Tol Jombang-Mojokerto, Begini Kronologinya

“Menuntut terdakwa Edy Mukti Wibowo dengan hukuman pidana selama 2 tahun 6 bulan penjara,” ujar JPU Furkon saat membacakan amar tuntutan di ruang sidang Sari 3 PN Surabaya, Senin (25/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Jaksa Furkon membenarkan terkait proyek yang diterima oleh terdakwa Edy, yakni pekerjaan proyek di Pengadilan Negeri Surabaya. “Kalau gak salah, ada dua proyek pengecatan Gedung PN Surabaya. Satunya sudah selesai, kalau satunya belum diselesaikan oleh terdakwa,” tuturnya.

Baca Juga :  Hasil Temuan Mamin Kadaluarsa di Jombang Dibawa BPOM, PJ Bupati Tegaskan Bakal Ditindaklanjuti

Berkaitan dengan tuntutan tersebut, terdakwa Edy Mukti yang dalam persidangan ini tidak didampingi kuasa hukumnya Tri Sandi Wibisono mengatakan akan mengajukan pembelaan.

“Saya akan mengajukan pembelaan melalui pengacara saya,” ungkapnya dihadapan ketua majelis hakim Sutrisno.

Berita Terkait

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn
Kampung Narkoba di Jalan Kunti Digerebek Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, 10 Pemakai dan Seorang Pengedar Diamankan
Ratusan Pemudik Program Balik Gratis Polres Ponorogo Diantar Tiga Bus Mewah
Resmikan IKA Unair Chapter Australia, Khofifah Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Antara Alumni dengan Almamater Unair
Begal Payudara di Sidoarjo Keok Diamankan Polisi
Pasca Libur Panjang Lebaran, Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Pamekasan Membludak
Semua Bupati Sidoarjo dari 2000 sampai Sekarang Jadi Tersangka KPK, Berikut Kasus yang Menjeratnya
Dari 20 Kandidat, Timsel KPU Ponorogo akan Tentukan 10 Nama

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 17:50 WIB

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn

Kamis, 18 April 2024 - 17:48 WIB

Kampung Narkoba di Jalan Kunti Digerebek Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, 10 Pemakai dan Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 18 April 2024 - 15:20 WIB

Ratusan Pemudik Program Balik Gratis Polres Ponorogo Diantar Tiga Bus Mewah

Kamis, 18 April 2024 - 14:00 WIB

Resmikan IKA Unair Chapter Australia, Khofifah Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Antara Alumni dengan Almamater Unair

Kamis, 18 April 2024 - 10:46 WIB

Pasca Libur Panjang Lebaran, Pemohon Paspor di Kantor Imigrasi Pamekasan Membludak

Kamis, 18 April 2024 - 10:37 WIB

Semua Bupati Sidoarjo dari 2000 sampai Sekarang Jadi Tersangka KPK, Berikut Kasus yang Menjeratnya

Kamis, 18 April 2024 - 09:49 WIB

Dari 20 Kandidat, Timsel KPU Ponorogo akan Tentukan 10 Nama

Rabu, 17 April 2024 - 22:53 WIB

KPK Jadwalkan Panggil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali Jum’at Lusa

KANAL TERKINI

KANAL MILITER

Kasau Pimpin Sertijab Delapan Pejabat Utama TNI AU

Kamis, 18 Apr 2024 - 19:59 WIB

KANAL BANGKALAN

PP Jatim Kritisi Pelayanan Kesehatan UHC di Puskesmas Bangkalqn

Kamis, 18 Apr 2024 - 17:50 WIB