Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Menteri Komdigi Collaboration Buka Wadah Comunity Partner Ekosistem Digital di Bandung

Menteri Komdigi Collaboration Buka Wadah Comunity Partner Ekosistem Digital di Bandung

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menghadiri acara Digital Ecosphere Jawa Barat, dalam agenda Laporan Pencapaian dan Arah Keberlanjutan Ekosistem Digital Jawa Barat di Kantor Garuda Spark Dago, Senin (5/1/2026).

Dalam Sambutannya, Meutya terus bekerja memberi pemahaman program Presiden Prabowo Subianto mengenai kebijakan pengertian 3T yaitu Terhubung, Tumbuh dan Terjaga.

Dimana Terhubung merupakan konektivitas digital inklusif, berkualitas dan terjangkau, dari pusat kota hingga desa, pulau-pulau kecil, dan wilayah terluar. Fondasi bagi pendidikan, kesehatan, layanan publik, ekonomi dan respons kebencanaan.

Pada Tumbuh, tranformasi digital melahirkan nilai tambah bagi ekonomi. Ekosistem digital yang memperdayakan pemerintahan digital terpaduterpadu, UMKM naik kelas, talenta digital berkembang, kolaborasi sehat dengan pelaku global.

Sementara pada kata Terjaga, menjadi ruang aman, terpercaya dan berdaulat. Masyarakat terlindungi dari penipuanpenipuan, judi online, ekploitasi anak, dan konten berbahaya. Data pribadi dihormatidihormati, infrastruktur kritikal dikelola dengan tanggung jawab.

Sementara Ketua Tim Pengembang Ekosistem Spark Digital Bandung, Anka Raharja mengatakan, acara ini menjadi wadah bagi inisiator ekosistem digital untuk pencapaian Menteri Komdigi 5 tahun kedepan.

“Agen hari itu kayak apa namanya ngumpulin ekosistem builder mau ngasih kayak hasil pencapaian 2025 ini kan temen-temen pada punya program karena kostum pilihan gates bandung academy dan lain-lain sekalian kayak biar keberlanjutan dapat arahan dari ibu menteri terkait arah pemerintah 5 tahun kedepan terkait ekosistem digital seperti apa mauin line ini tuh sendiri ke depannya ini”, jelasnya.

Program ini merupakan inisiatif sejak tahun lalu agar menjadi wadah benyak orang terkait ekosistem digital lokal maupun nasional.

“Ini salah satu inisiatif kita tahun lalu lah kita launching intinya adalah kita bukan tempat jadi kayak wadah atau plafon karena kita ngeliat banyak ya yang punya program terkait ekosistem digital itu nggak cuma Komdigi pemerintah ada dari private ada ekosistem atau kayak pada punya nah cuma emang kayak skater enggak nyambung satu sama lainnya jadi ini pengen kayak mengkolaborasikan”, tambah Anka. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita