SUBANG, KANALINDONESIA.COM : Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Polres Subang atas keberhasilan mengungkap operasi tangkap tangan (OTT) terhadap oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah kepala desa.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Polres Subang yang dipimpin oleh Kapolres dan Kasat Reskrim yang telah berhasil melakukan OTT terhadap oknum LSM yang melakukan pemerasan terhadap para kepala desa,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, jumat (16/1/2026).
Menurut Dedi, praktik pemerasan dengan mengatasnamakan kontrol sosial atau pengawasan anggaran desa merupakan modus yang sangat marak terjadi di berbagai wilayah Provinsi Jawa Barat. Oleh karena itu, langkah tegas aparat kepolisian dalam menangkap pelaku dinilai penting dan patut mendapatkan apresiasi.
“Modus seperti ini sangat marak di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Penangkapan pelakunya perlu mendapat apresiasi karena memberi efek jera dan perlindungan bagi aparatur desa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Jawa Barat juga mengimbau seluruh kepala desa agar tidak mudah menjadi sasaran pemerasan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa kunci utama pencegahan adalah transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa.
“Kepada seluruh kepala desa, agar tidak menjadi sasaran pemerasan, jalan terbaiknya adalah transparan dalam pengelolaan anggaran. Anggaran harus digunakan secara tepat guna dan berhasil guna untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dedi Mulyadi menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong tata kelola pemerintahan desa yang bersih, terbuka, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas praktik pemerasan dan penyalahgunaan wewenang di tingkat desa. (Fey)

