Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL JABAR

Pemprov Jabar Gandeng Swedia, AI Dongkrak Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

Pemprov Jabar Gandeng Swedia, AI Dongkrak Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM : Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Swedia guna meningkatkan keterampilan bahasa Inggris guru dan siswa. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret Jabar dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.

Kerja sama tersebut diwujudkan melalui Sweden–Indonesia Sustainability Partnership (SISP) dengan fokus pada pemetaan kompetensi guru serta pengenalan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi siswa sekolah menengah. Program ini dirancang sebagai proyek percontohan yang akan dikembangkan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Firman Oktora, menyatakan kerja sama ini sejalan dengan visi peningkatan kualitas pendidikan di Jabar, khususnya dalam penguasaan bahasa internasional.

“Kerja sama ini sangat kami sambut baik karena akan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris anak-anak kita, sehingga mereka mampu unggul dan kompetitif di dunia internasional,” ujar Firman usai menghadiri pertemuan di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (26/1/2026).

Pada tahap awal, program akan melibatkan pemanfaatan aplikasi pembelajaran bagi guru serta 1.500 siswa kelas X dan XI di dua SMA yang ditunjuk sebagai sekolah percontohan selama tiga bulan.

Direktur Kemitraan Strategis Efekta Education Group, Kusavianto Wardhana, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga pengumpulan data untuk mengukur peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa dalam jangka waktu satu tahun.

“Data dari program percontohan ini akan menunjukkan perkembangan kemampuan siswa. Harapannya, program ini bisa diimplementasikan lebih luas pada tahun ajaran mendatang,” katanya.

Pembahasan teknis dan detail kerja sama dijadwalkan akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya di Gedung Sate. Pertemuan kerja sama tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, bersama Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita