Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Doakan Korban Longsor Pasirlangu, Pemkab Bandung Barat Gelar Istigosah dan Peringatan Isra Mi’raj Sambut Ramadan

Doakan Korban Longsor Pasirlangu, Pemkab Bandung Barat Gelar Istigosah dan Peringatan Isra Mi’raj Sambut Ramadan

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar istigosah, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan di Masjid Agung Ash Shiddiq, Kompleks Pemda KBB, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ritchi Ismail, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, jajaran perangkat daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Istigosah ini diinisiasi langsung oleh Bupati Bandung Barat sebagai bentuk doa bersama untuk para korban bencana longsor di Pasirlangu yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.

Selain itu, seluruh jamaah juga memanjatkan doa agar masyarakat Bandung Barat senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari potensi bencana susulan di masa mendatang.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchi Ismail menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga penguatan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, khususnya di tengah duka yang dirasakan masyarakat Pasirlangu.

Dalam kesempatan tersebut, Jeje juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga etos kerja dan komitmen pelayanan publik meski memasuki bulan suci Ramadan. Menurutnya, ibadah puasa justru menjadi sarana untuk membangun kekuatan fisik sekaligus ketangguhan mental dan spiritual aparatur.

“Saya berharap kepada seluruh ASN Bandung Barat untuk senantiasa mewujudkan visi Bandung Barat Amanah. Walaupun kita memasuki bulan suci Ramadan dan menjalankan ibadah puasa, bekerja jangan sampai kendor,” tegas Jeje.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, Muhammad Mahdi, menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj harus dimaknai sebagai penguat nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhana Wataala. Peristiwa ini juga mengajarkan kedisiplinan, keikhlasan, serta pentingnya menjaga salat sebagai pondasi utama dalam kehidupan umat Islam,” pungkasnya. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita