BANDUNG, KANALINDONESIA.COM: Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jawa Barat) memusnahkan puluhan kilogram narkotika, puluhan ribu botol minuman keras (miras), serta ribuan knalpot non-standar (brong) dalam kegiatan yang digelar di Mapolda Jabar, Rabu (18/2/2026). Pemusnahan tersebut merupakan hasil operasi penegakan hukum yang dilakukan jajaran Polda Jabar dalam beberapa waktu terakhir.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, serta dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Wakapolda Jawa Barat, unsur Forkopimda Provinsi Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asisten Intelijen Kodam III/Siliwangi, Komandan Lanal, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, para pejabat utama Polda Jabar, serta seluruh kapolres se-Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Barat menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bentuk “investasi sosial yang luar biasa” untuk menekan dampak buruk narkoba dan alkohol di tengah masyarakat.
“Hari ini kita memusnahkan 28,9 kilogram narkoba, 60.999 botol minuman keras, serta 4.599 knalpot non-standar (brong). Ini adalah investasi untuk menyelamatkan generasi, memutus mata rantai kerusakan sosial, mencegah potensi kejahatan, serta menciptakan rasa aman dan ketenangan hidup masyarakat,” tegas Kapolda.
Ia menjelaskan, langkah penegakan hukum tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan berbagai bentuk kriminalitas yang kerap dipicu oleh hilangnya kesadaran akibat penyalahgunaan narkoba dan konsumsi minuman beralkohol, seperti kekerasan dalam rumah tangga, perkelahian, konflik sosial, hingga gangguan ketertiban umum.
Dalam kegiatan yang sama, berlangsung pula momen haru ketika pihak kepolisian menyerahkan kembali sepeda motor dan mobil kepada para pemilik sahnya yang sebelumnya menjadi barang bukti perkara pencurian kendaraan bermotor. Kapolda menyebut pengembalian tersebut sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan keadilan kepada masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Jawa Barat beserta seluruh jajaran atas keberhasilan mengungkap serta menindak peredaran narkoba, minuman keras, dan knalpot brong yang pada hari ini dimusnahkan.
Menurutnya, pembangunan fisik seperti jalan, sekolah, infrastruktur, dan irigasi dapat dilakukan dalam waktu relatif cepat. Namun, tantangan terbesar pembangunan di Jawa Barat adalah mengubah perilaku sosial masyarakat, terutama dalam menyikapi informasi, gaya hidup hedonis, serta sikap reaktif yang berpotensi merugikan orang lain.
“Kami mengapresiasi langkah Kapolda Jawa Barat yang mendukung kegiatan ini demi kebaikan warga Jawa Barat ke depan. Ini bukan sekadar penindakan, melainkan upaya membangun peradaban sosial yang lebih sehat,” ujarnya.
Kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut menjadi simbol sinergi seluruh unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban, melindungi generasi muda, serta mewujudkan Jawa Barat yang aman, tertib, dan berkarakter menuju Jawa Barat Istimewa. (Fey)

