Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

DLH Kota Bandung Antisipasi Lonjakan Sampah, Volume Diprediksi Naik hingga 40 Persen

DLH Kota Bandung Antisipasi Lonjakan Sampah, Volume Diprediksi Naik hingga 40 Persen

BANDUNG, KANALINDONESIA.COM: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 2026. Pada periode tersebut, volume sampah diperkirakan meningkat hingga sekitar 40 persen dibandingkan hari biasa.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, mengatakan peningkatan sampah dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama dalam menyiapkan makanan selama Ramadhan serta menjelang Hari Raya Lebaran.

“Selama Ramadan hingga hari ketiga Lebaran diperkirakan terjadi penambahan volume sampah hingga sekitar 40 persen. Jika dalam kondisi normal volume sampah mencapai sekitar 1.500 ton per hari, maka berpotensi bertambah sekitar 600 ton,” ujar Darto, Kamis (12/3/2026).

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa peningkatan tersebut tidak terjadi secara konstan setiap hari, melainkan bersifat fluktuatif tergantung aktivitas masyarakat.

DLH Kota Bandung memastikan kondisi kebersihan kota tetap terkendali dengan menyiapkan sejumlah skenario pengelolaan sampah selama periode Lebaran. Strategi yang dilakukan di antaranya optimalisasi pengolahan sampah serta penguatan sistem pengangkutan.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah mengerahkan seluruh armada pengangkut sampah pada malam takbiran. Upaya ini bertujuan memastikan seluruh Tempat Penampungan Sementara (TPS) dalam kondisi kosong sebelum memasuki hari pertama Lebaran.

“Prinsipnya pada malam takbiran TPS harus sudah kosong. Semua armada kita turunkan agar tidak ada sampah yang tertumpuk selama masa libur pengangkutan,” jelasnya.

Selain itu, DLH juga menyiagakan sebanyak 571 personel kebersihan untuk mendukung pengelolaan sampah selama periode tersebut. Para petugas akan difokuskan pada kegiatan penyapuan jalan serta pengangkutan sampah di sejumlah titik prioritas di Kota Bandung.

“Kita akan menggerakkan kekuatan penuh pada malam takbiran. Petugas difokuskan pada penyapuan dan pengangkutan di ruas-ruas jalan yang menjadi perhatian,” tambah Darto.

Setelah malam takbiran, pengangkutan sampah akan dihentikan sementara selama dua hari pertama Lebaran. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menahan sampah rumah tangga di rumah masing-masing hingga layanan pengangkutan kembali beroperasi.

“Selama dua hari pertama Lebaran masyarakat diminta menahan sampah dulu di rumah. Nanti pada hari ketiga baru kita mulai pengangkutan kembali,” katanya.

DLH Kota Bandung berharap langkah antisipatif ini mampu menjaga kebersihan kota selama momentum Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan nyaman dan lingkungan tetap terjaga. (Fey)

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita