Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL CIREBON

Kapolres Cirebon Kota Sambangi Korban Serangan Geng Motor, Beri Jaminan Keamanan dan Bantuan Modal

Kapolres Cirebon Kota Sambangi Korban Serangan Geng Motor, Beri Jaminan Keamanan dan Bantuan Modal

CIREBON, KANALINDONESIA.COM – Trauma mendalam masih dirasakan Ny. Waryu (60) dan putranya, Setiawan (31), usai warung kelontong milik mereka dirusak sekelompok berandal bermotor dalam aksi brutal yang terjadi pada Minggu (3/5/2026) lalu di Gang Lawanggede, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

Sejak kejadian tersebut, warung yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarga itu memilih tutup. Rasa takut dan trauma membuat keduanya belum berani kembali berjualan.

Melihat kondisi korban yang masih terguncang secara psikis, Kapolres Cirebon Kota Eko Iskandar turun langsung mengunjungi rumah korban pada Kamis siang (14/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi Kasat Lantas AKP Hadi Suryanto, Kapolsek Selatan Timur AKP Juntar Hutasoit, serta Kasi Humas AKP M Aris Hermanto. Suasana haru terlihat saat rombongan duduk lesehan bersama keluarga korban sambil mendengarkan langsung cerita mencekam saat penyerangan terjadi.

Ny. Waryu tampak masih diliputi ketakutan ketika menceritakan detik-detik sekelompok pelaku bersenjata tajam mengobrak-abrik warung miliknya.

“Sampai dengan hari ini, beliau masih mengalami trauma psikis sehingga belum berani berjualan kembali,” ujar AKBP Eko Iskandar kepada awak media.

Kondisi keluarga tersebut semakin berat lantaran mereka juga tengah berduka. Ayah Setiawan diketahui baru meninggal dunia dan belum genap 40 hari sebelum peristiwa penyerangan itu terjadi.

Setiawan mengungkapkan, aksi penyerangan berlangsung tiba-tiba tanpa adanya persoalan sebelumnya. Saat itu dirinya tengah membuat kopi untuk seorang pelanggan.

“Tiba-tiba mereka berhenti dan langsung menyerang. Tidak ada masalah apa-apa sebelumnya. Mereka mengejar saya sambil membawa senjata tajam,” tutur Setiawan.

Karena panik dan terdesak, Setiawan memilih menyelamatkan diri dengan meminta bantuan warga sekitar. Namun ketika kembali, ia mendapati warung milik keluarganya sudah dalam kondisi rusak parah dan sebagian barang dagangan raib dijarah pelaku.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Cirebon Kota tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga bantuan materiil untuk membantu pemulihan usaha korban.

Kapolres memastikan pihaknya akan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dan tidak memberi ruang bagi aksi kriminal jalanan yang meresahkan.

“Kami menjamin keamanan seluruh masyarakat Cirebon. Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi kriminal yang meresahkan masyarakat,” tegas AKBP Eko Iskandar.

Jaminan keamanan yang diberikan langsung oleh Kapolres menjadi suntikan semangat baru bagi keluarga korban. Meski sang ibu masih dihantui trauma, Setiawan mengaku mulai berani untuk kembali membuka warungnya.

“Mungkin dengan adanya dukungan dari Pak Kapolres, saya siap berjualan lagi karena sudah dijamin keamanannya,” pungkasnya.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita