SURABAYA KANALINDONESIA.COM –
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) yang digelar pada 28 Juni hingga 1 Juli 2026 di Ballroom Prime Plaza Sanur Hotel, Bali.
Sri Wahyuni mengatakan, Rakernas II ADPSI menjadi ajang yang penting sebab menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik terbaik, dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi daerah.
“Banyak gagasan yang dapat kami bawa pulang untuk memperkuat kinerja DPRD Jawa Timur dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan,” jelasnya.
Sri Wahyuni juga mengapresiasi rangkaian kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pembahasan kebijakan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman 500 pohon, pembagian bibit buah kepada masyarakat, dan layanan kesehatan gratis.
“Ini menunjukkan bahwa wakil rakyat harus hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan,” kata politikus asal Partai Demokrat ini.
Sri Wahyuni melanjutkan, pembangunan harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Alam adalah warisan yang harus dijaga agar pembangunan hari ini tetap memberi manfaat bagi generasi mendatang.
“Semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan seperti yang ditunjukkan dalam Rakernas ADPSI ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh daerah,” pungkasnya.
Aksi penghijauan tersebut menjadi simbol komitmen DPRD se-Indonesia untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus menjaga sumber daya alam bagi generasi mendatang.
Selain penanaman pohon, ADPSI juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat serta membagikan bibit tanaman buah kepada warga agar dapat ditanam di pekarangan rumah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga dan penghijauan lingkungan.
Sementara itu Forum nasional tersebut menjadi ajang strategis bagi pimpinan dan anggota DPRD provinsi se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Acara ini diikuti oleh para pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia dengan agenda membahas berbagai isu strategis terkait pelaksanaan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman dan praktik terbaik antar-DPRD dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Akhmad Wiyagus. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya memperkuat peran DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD akan menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Ketua ADPSI, Buky Wibawa Karya Guna, mengatakan pembangunan tidak boleh mengorbankan kelestarian alam. Menurutnya, Bali memberikan contoh bahwa pembangunan dapat berjalan berdampingan dengan konservasi lingkungan yang ketat.
“Dalam semangat pembangunan saat ini, sering kali alam menjadi pihak yang dieksploitasi. Di Bali kami belajar bagaimana pembangunan tetap berjalan, tetapi kelestarian alam juga dijaga melalui konservasi yang ketat,” ujarnya.
Kehadiran Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri Wahyuni dalam Rakernas II ADPSI menegaskan komitmen DPRD Jatim untuk terus memperkuat kolaborasi antarlembaga legislatif di tingkat nasional, sekaligus mendukung agenda pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Nang

