CIMAHI, KANALINDONESIA.COM: Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan seluruh proses pembebasan lahan untuk pembangunan Underpass Gatot Subroto-Baros telah tuntas.
Dengan rampungnya tahapan tersebut, proyek strategis yang diharapkan mampu mengurai kemacetan di salah satu titik paling padat di Kota Cimahi kini hanya tinggal menunggu penyelesaian proses tender konstruksi yang tengah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Seiring menanti dimulainya pekerjaan fisik, Pemkot Cimahi juga mulai menyusun skema rekayasa lalu lintas guna meminimalkan gangguan mobilitas masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Underpass tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026 dan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk meningkatkan kelancaran arus kendaraan di kawasan Gatot Subroto-Baros.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, menjelaskan bahwa seluruh kewajiban pemerintah kota telah diselesaikan, termasuk penyediaan lahan yang menjadi syarat utama pembangunan.
“Masih menunggu hasil tender konstruksi Underpass Gatot Subroto yang dilaksanakan oleh Provinsi Jawa Barat,” ujar Wilman saat ditemui, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, pembangunan underpass akan berdampak pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi proyek, seperti kafe, Kantor Pos, Kantor Telkom, hingga sebagian area bangunan bersejarah yang berada di koridor pembangunan.
Meski demikian, seluruh proses pembebasan lahan telah selesai sehingga tidak lagi menjadi kendala bagi pelaksanaan proyek.

