Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Paguyuban Pengusaha Lokal KBB Tebar Kebahagiaan Lewat Khitanan Ceria

Paguyuban Pengusaha Lokal KBB Tebar Kebahagiaan Lewat Khitanan Ceria

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Khitan bagi seorang anak biasanya identik dengan rasa tegang dan takut. Namun, suasana berbeda coba diciptakan Paguyuban Pengusaha Lokal Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Memanfaatkan momentum bulan Rabiul Awal, bulan yang erat dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW, para pengusaha lokal KBB mengemas kegiatan sosial dengan cara yang tidak biasa.

Bertajuk “Khitanan Ceria & Petualangan Bonding Keluarga”, kegiatan tersebut akan digelar selama dua hari satu malam, Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026, bekerja sama dengan Villa Putih Cibogo.

Bukan hanya menjalani prosesi khitan, ratusan anak bersama orang tua dan wali mereka akan diajak menikmati suasana alam Hutan Pinus Cibogo.

Konsep tersebut sengaja dirancang untuk mengubah pengalaman yang biasanya membuat anak cemas menjadi sebuah kenangan penuh kegembiraan.

Di tengah rimbunnya pepohonan pinus, para anak peserta khitan akan mengikuti aktivitas petualangan bersama orang tua. Momen tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat ikatan emosional antara anak dan keluarga sebelum mereka memasuki salah satu fase penting dalam kehidupan.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Eman Sulaeman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk upaya menanamkan nilai kasih sayang dan kepedulian kepada anak-anak melalui momentum Rabiul Awal.

Menurutnya, khitan bukan hanya bagian dari kewajiban agama, tetapi juga menjadi pengalaman yang akan dikenang seorang anak sepanjang hidupnya.

“Kami tidak ingin mereka merasa takut. Bersama Villa Putih Cibogo, kami menghadirkan suasana petualangan di Hutan Pinus agar anak-anak tersenyum, merasa bangga, dan merasakan dekapan hangat orang tuanya di setiap langkah,” ujar Eman.

Ia berharap pendekatan tersebut membuat anak-anak memiliki pengalaman positif dan tidak menjadikan prosesi khitan sebagai sesuatu yang menakutkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Indra, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Paguyuban Pengusaha Lokal KBB untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ia menyebut, kegiatan sosial tersebut bukan aksi yang berdiri sendiri. Sebelumnya, paguyuban juga telah menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Kontribusi para pengusaha lokal tidak berhenti di satu momen saja. Kami ingin kepedulian ini terus bergulir secara konsisten dan menghadirkan manfaat nyata sekaligus kebahagiaan bagi masyarakat Bandung Barat,” kata Indra.

Menurutnya, keterlibatan para pelaku usaha dalam kegiatan sosial merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk ikut membangun lingkungan dan masyarakat di sekitar mereka.

Bukan Hanya Menggerakkan Ekonomi

Paguyuban Pengusaha Lokal KBB menilai dunia usaha tidak semata-mata berbicara mengenai aktivitas ekonomi dan keuntungan. Di tengah masyarakat, para pelaku usaha juga memiliki ruang untuk membangun kepedulian sosial.

Indra mengatakan, kebahagiaan anak-anak dan orang tua dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu tujuan utama yang ingin diwujudkan.

“Paguyuban Pengusaha Lokal KBB hadir bukan hanya untuk menggerakkan roda ekonomi, tetapi juga untuk merawat kepedulian sosial. Melihat ratusan senyum anak-anak dan tetesan air mata bahagia dari para orang tua di Hutan Pinus Cibogo pada tanggal 12-13 September ini adalah berkah terbesar bagi kami,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di kalangan masyarakat dan pelaku usaha.

Hal senada disampaikan Ketua Paguyuban Pengusaha Lokal KBB, HM. Ilyas Lemba.

Menurutnya, kegiatan Khitanan Ceria merupakan hasil kolaborasi antara para pengusaha lokal, panitia, pengelola destinasi wisata, serta keluarga peserta.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita