PACITAN, KANALINDONESIA.COM: Hujan yang menguyur wilayah Kabupaten semalam, pada Sabtu ( 8/10/2022 ) malam menelan 5 korban terseret air banjir.
Namun Ke 5 korban yang terseret air banjir itu ditempat yang berbeda, yakni RJ (50) Warga Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung saat hendak pulang dan melewati arus air di jalan lalu terseret arus deras hingga ditemukan di persawahan. Saat ini jenazah RJ sudah dimakamkan oleh keluarga.
Sedangkan ke 4 korban lainya masih tergolong anak-anak usia dibawah umur. Ke 4 korban terseret arus air sungai disaat mandi di Sungai Grindullu.
Kepala BPBD Kabupaten Pacitan Erwin Andriatmoko, membenarkan kabar kejadian tadi pagi, keempat anak yang masih seusia Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) sedang mandi di sungai dan dicari keluarganya hanya terlihat bajunya saja yang dipinggir sungai.
“Lalu pihak keluarga dan warga lain mencarinya, namun setelah diketemukan hanya 2 anak yang bisa menepi dan selamat. Satu dari dua korban hilang sudah ditemukan di Sungai Grindulu ruas Dusun Blunding, Desa Semanten dan dibawa ke Puskesmas Arjosari untuk dilakukan Visum et repertum,” ujarnya, melalui sambungan telephone seluler.
Lebih lanjut dikatakan Erwin,”untuk yang satu anak yang belum diketemukan saat ini Tim TRC BPBD bersama Forkompimcam Arjosari melakukan penyisiran sepanjang Sungai Grindullu,” pungkasnya. (Lc)
