Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

DJA’s Way of Religion dan Perspektif Buddhis

Ujar Buddha, “Jangan begitu saja mengikuti apa yang telah diperoleh karena berulang kali didengar (anussava), atau yang berdasarkan tradisi (parampara), berdasarkan desas desus (itikara), atau yang ada di kitab suci (pitaka sampadana), yang berdasarkan dugaan (takka hetu), berdasarkan aksioma (naya hetu), yang berdasarkan ke arah dugaan yang telah dipertimbangkan berulang kali (ditthi-nijjah-akkh-anitiya), atau yang kelihatannya berdasarkan kemampuan seseorang (bhabbarupataya), atau yang berdasarkan bhikkhu itu adalah guru kita (samano no guru)” (Kalama Sutta, Anguttara Nikaya).

Kalimat Buddha dalam Kalama Sutta menegaskan jangan percaya begitu saja pada kitab suci memperlihatkan keberadaan kitab suci pun harus terbuka untuk dimaknai dengan kebebasan menyelidiki dan verifikasi sebagaimana dikerjakan sains.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita